Aloling Simalungun
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman
Minggu, 6 September 2026
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
No Result
View All Result
Aloling Simalungun
No Result
View All Result
  • SMSI
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
Home Siantar - Simalungun

MUI, DMI & Mubaligh Siantar, Kecam Pengibaran Bendera LGBT

by Redaksi
28 Mei 2022 | 02:25 WIB
in Siantar - Simalungun
A A
65
SHARES
81
VIEWS

P.Siantar, Aloling Simalungun

Pengibaran bendera pelangi yang identik dengan komunitas lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau LGBT di Kedutaan Besar Inggris pekan lalu, bukan hanya menuai protes dari Kementrian Luar Negeri Indonesia dan berbagai elemen lain, termasuk anggoa DPR RI.

Lebih dari itu, beberapa tokoh agama di Kota Siantar, turut mengecam pengibaran bendera di samping bendera Inggris yang bertepatan dengan Hari Internasional Melawan Homofobia, Bifobia, dan Transfobia (IDAHOBIT) itu.

Masalahnya, LGBT tidak dibenarkan di Indonesia. Apalagi diunggah akun instagram resminya, @ukinindonesia dengan alasan pemasangan bendera yang telah viral itu, disebut bahwa hak-hak LGBT adalah hak asasi manusia yang fundamental untuk diperjuangkan.

Ketua MUI Kota Siantar, Drs H M Ali Lubis mengatakan dan sembari bertanya. LGBT dilarang di Indonesia dan bertentangan dengan agama. Kalau ada mengibarkan bendera di kedutaan bangsa lain yang ada di Indonesia seperti kedutaan Inggris itu, tujuannya apa?.

“Mungkin mereka bikin sensasi dan di negara mereka LGBT itu tidak dilarang. Beda di Indonesia yang jelas dilarang. Tapi, kita jangan terpengaruh melegalkan LGBT,” ujar Ketua MUI Kota Siantar, Drs H M Ali Lubis , Sabtu (28/5).

Lebih lanjut dikatakan, ada beberapa anggota DPR RI yang sudah bersuara melakukan protes dan sudah diberitakan media masa. Selanjutnya, masyarakat Indonesia sedang menunggu bagaimana sikap tegas dari pemimpin di Indonesia.

“Sebaiknya pemimpin kita membuat sikap yang jelas dengan menegur atau memprotes kedutaan Inggris supaya jangan melakukannya lagi. Karena, itu seolah-olah mengkampanyekan LGBT,” kata Drs H M Ali Lubis lagi.

Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Siantar, Drs H M Natsyir Armaya Siregar menyatakan senada. Meski lingkungan kedutaan memiliki kekebalan diplomatik, apa yang dilakukan Kedutaan Inggris itu jelas tidak menghargai Indonesia yang melarang LGBT.

“Di Indonesia, LGBT merupakan tindak pidana. Jadi, kedutaan Inggris harus menghormati hukum di Indonesia. Jangan terkesan seenaknya mengibarkan bendera LGBT meski lingkungan kedutaan punya kekebalan hukum. Tapi, kedutaan itu berada di negara Indonesia,” ujarnya.

Untuk itu, Kementerian Luar Negeri Indonesai harus bersikap lebih tegas. Bahkan, memanggil Kedutaan Inggris. Karena Kedutaan Inggris terkesan tidak menghormati kedaulatan Indonesia yang melaang LGBT.

Lebih tegas lagi, pemerintah Indonesia diminta agar Kedutaan Inggris yang melegalkan LGBT, tidak kembali mengkampanyekan LGBT di Indonesia. Jangan Kedutaan Inggris menganggap Indonesia sama seperti Inggris.

“Selain melarang pengibaran bendera LGBT agar tidak dilakukan lagi, apalagi diposting melalui akun media mereka, kita minta supaya jangan ada kegiatan yang bertentangan dengan hokum di Indonesia. Misalnya seperti kegiatan LGBT itu,” ujar H M Natsyir Armaya.

Sementara, Ustadz Muhammad Tigor sebagai mubalig muda mengatakan, LGBT yang dilarang di Indonesia itu menyalahi kodrat, bertentangan dengan fitrah manusia apalagi mengundang berbagai penyakit kelamin yang bisa menular kepada orang lain.

Namun, ketika kedutaan Inggris mengibarkan bendera LGBT, menurutnya cukup mencengangkan masyarakat Indonesia. Khususnya masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan. Khususnya Islam.

“Keberadaan kedutaan negara lain di Indonesia itu pada dasarnya untuk memudahkan komunikasi antar negara. Jadi, ketika Kedutaan Inggris mengibarkan bendera LGBT yang dilarang di Indonesia, berarti mereka melakukan komunikasi yang tidak baik,” ujarnya.

Alumni Al Azhar Kairo itu juga bertanya, apa manfaat dan tujuan dari pengibaran bendera LGBT di kedutaan Inggris itu. Namun demikian, Kedutaan inggris dikatakan seolah-olah ingin tampil untuk cari perhatian.

“Ya, pengibaran bendera LGBT itu, membuat Kedutaan Inggris sepertinya ingin tampil dan cari perhatian. Untuk itu, Indonesia harus membuat sikap yang tegas agar Kedutaan Inggris menghormati kedaulatan Indonesia,” ujarnya. (In)

Tags: benderahukumlgbtmelanggar
Share26Tweet16SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Siantar - Simalungun

APPSI Siap Kerja Sama dengan Pemerintah dalam Tangani PKL

by Redaksi
3 September 2026 | 17:54 WIB
0

P.Siantar,  Aloling Simalungun  Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) kota Pematangsiantar di Ruang Data Kamis (3/9/2026) di ruang data pemko...

Read more
Siantar - Simalungun

Kejari Simalungun Peringati HUT Kejaksaan RI ke – 81

by Redaksi
2 September 2026 | 16:25 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, yang digelar...

Read more
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun Promosikan Produk Unggulan Daerah di Apkasi Otonomi Expo 2026

by Redaksi
28 Agustus 2026 | 18:39 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus memperkuat langkah dalam mempromosikan potensi dan produk unggulan daerah ke pasar yang...

Read more
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun dan Bank Sumut Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah dan Transformasi Digital

by Redaksi
26 Agustus 2026 | 18:42 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus melangkah teguh memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital....

Read more

Discussion about this post

Berita Terbaru

Siantar - Simalungun

APPSI Siap Kerja Sama dengan Pemerintah dalam Tangani PKL

3 September 2026 | 17:54 WIB
Siantar - Simalungun

Kejari Simalungun Peringati HUT Kejaksaan RI ke – 81

2 September 2026 | 16:25 WIB
Inspirasi

Kapolres Pematang Siantar Silaturahmi dengan Tokoh Adat Simalungun. 

2 September 2026 | 08:08 WIB
Inspirasi

HUT ke 62 GKPI Siantar Kota, Partisipasi Jemaat Luar Biasa,  Syabas Mar GKPI

1 September 2026 | 13:58 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun Promosikan Produk Unggulan Daerah di Apkasi Otonomi Expo 2026

28 Agustus 2026 | 18:39 WIB
Regional

Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Pemko Mantapkan Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting 

27 Agustus 2026 | 20:04 WIB
Inspirasi

Menurut Dr.Sarmedi Purba SPOG Sebaiknya Kepemimpinan Prof.Dr.Sarintan Damanik S.hut sebagai Rektor USI Dilanjutkan 

27 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Inspirasi

PMS Simalungun: Jangan Ada Lagi Pejabat yang Tidak Paham, Siantar-Simalungun Adalah Tanoh Simalungun

26 Agustus 2026 | 19:50 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun dan Bank Sumut Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah dan Transformasi Digital

26 Agustus 2026 | 18:42 WIB
Siantar - Simalungun

Bupati Simalungun: Pentingnya Sinergi Pemerintah Pusat, Daerah, BUMN, Dunia Usaha dan Masyarakat

26 Agustus 2026 | 17:37 WIB
Siantar - Simalungun

Launching QRIS Dinamis, QRISPATI dan Smart Cash di Simalungun, Perkuat Wujudkan Digitalisasi Daerah

24 Agustus 2026 | 19:20 WIB
Inspirasi

Ketum HIMAPSI Dian G Purba Tambak MSi Nilai Kapolres Siantar Belum Tunjukkan Pemahaman akan Budaya 

23 Agustus 2026 | 13:05 WIB
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun