Aloling Simalungun
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman
Minggu, 6 September 2026
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
No Result
View All Result
Aloling Simalungun
No Result
View All Result
  • SMSI
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
Home Entertainment

Formula 1 Bakal Hadapi Pertanyaan Fundamental setelah Honda Hengkang

by Redaksi
3 Oktober 2020 | 04:13 WIB
in Entertainment
A A
27
SHARES
34
VIEWS

Jakarta, Aloling Simalungun
Stefano Domenicali bakal memiliki sejumlah pertanyaan fundamental yang harus dijawab ketika ia mengepalai Formula 1 mulai tahun depan, yang menjadi tahun terakhir Honda di ajang balap jet darat itu.

Honda memutuskan pada Jumat tidak akan melanjutkan kiprahnya sebagai pemasok mesin di Formula 1 setelah musim 2021 berakhir hingga menyisakan tiga pabrikan saja, yaitu Mercedes, Ferrari, dan Renault, dan belum ada tanda-tanda pendatang baru.

Pabrikan telah datang dan pergi dalam 70 tahun sejarah F1. Honda menjual timnya dan mundur sebagai konstruktor pada 2008 setelah mengalami krisis finansial global.

Kali ini, alasan pabrikan Jepang itu adalah untuk fokus ke teknologi emisi nol seperti sel bahan bakar dan baterai mobil listrik.

“Formula 1 sekarang beresiko menjadi sedikit tidak relevan untuk pabrikan mobil, khususnya pabrikan mobil yang belum tertarik kepada olahraga ini, karena dunia kendaraan berubah lebih cepat daripada yang orang perkirakan lima tahun lalu,” kata mantan engine head Cosworth F1 Mark Gallagher kepada Reuters.

“Saya rasa langkah Honda, sementara mengejutkan, sepenuhnya sesuai dengan apa yang kami lihat terjadi di seluruh dunia,” tambah mantan marketing executive tim Jordan, Jaguar, dan Red Bull itu.

“Bagi Formula 1 hal itu menimbulkan sejumlah pertanyaan cukup fundamental tentang apa yang akan mereka lakukan pada tiga atau empat tahun ke depan.”

Sementara itu, balap mobil listrik Formula E ramai diikuti sepuluh pabrikan musim ini, termasuk empat raksasa Jerman; Audi, BMW, Mercedes, dan Porsche.

Biaya yang dibutuhkan di Formula E juga jauh lebih rendah ketimbang F1, ditambah kontrak ekslusif berdurasi 25 tahun di ajang balap mobil listrik kursi tungggal satu-satunya yang diakui FIA.

Penggagas Formula E Alejandro Agag mengatakan bahwa di saat balap mesin pembakaran masih memiliki masa depan, elektrifikasi merupakan tren yang tidak bisa dihentikan.

“Hal seperti pandemi COVID-19 sebenarnya telah mengakselerasi proses itu karena keseluruhan komunitas bisnis sedang membicarakan fakta bahwa dunia pascaCOVID harus menjadi tempat yang lebih hijau,” kata Gallagher.

“Formula 1 mendapati dirinya dalam posisi yang sedikit tidak menyenangkan karena terikat dengan teknologi berbasis bahan bakar fosil di saat seluruh dunia bergerak ke arah yang berbeda.”

Sedangkan perubahan regulasi mesin F1 selanjutnya baru terjadi pada 2026.

Tahun lalu F1 mencanangkan rencana keberlanjutan yang bertujuan menghasilkan jejak karbon nol hingga 2030, namun masih banyak yang harus digarap untuk mencapainya.

Mesin V6 turbo hybrid, yang digunakan sejak 2014, saat ini menghasilkan efisiensi panas lebih dari 50% dan memproduksi lebih banyak tenaga dengan bahan bakar yang lebih sedikit.

Bos Renault F1 Cyril Abiteboul mengatakan pertanyaan tentang relevansi adalah kuncinya, dan olahraga itu butuh pesan yang lebih jelas “untuk memenangi pertarungan persepsi”.

Abiteboul mengatakan kepada Reuters jika F1 perlu menemukan gaya dan ruangnya tersendiri.

“Teknologi cukup bagus jika kalian juga berhasil menyebarkan pesan kalian dan itu yang kita gagal lakukan,” kata Abiteboul.

“Saya memiliki kekhawatiran bahwa ketika kalian kalah dari pertarungan persepsi, sangat sulit untuk membalikkannya.

Oleh karena itu, Abiteboul merasa pentingnya mengakselerasi sisi keberlanjutan dan ekonomi F1.

“Stefano Domenicali memiliki topik itu yang harus ditanggapi dengan prioritas tertinggi tentunya,” kata dia soal mantan bos Ferrari dan CEO Lamborghini yang akan menggantikan peran Chase Carey tahun depan.(sumutantaranews)

 

Tags: formulahondapertanyaan
Share11Tweet7SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Entertainment

Aklamasi, Rivay Bakkara Kembali Pimpin SMSI Siantar-Simalungun 2026-2029

by Redaksi
10 Agustus 2026 | 15:13 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Secara Aklamasi Rivay Nicholson Bakkara terpilih kembali memimpin Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Pematangsiantar-Kabupaten Simalungun Periode...

Read more
Entertainment

PP 59 Siantar–Simalungun Resmi Dilantik, Siap Bersinergi Membangun Daerah

by Redaksi
18 Juli 2026 | 18:14 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Perintis 59 (PP59) Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun resmi dilantik dalam suasana...

Read more
Entertainment

Berkunjung ke Kecamatan Hatonduhan, Bupati Simalungun Siapkan Program Prioritas

by Redaksi
17 Juli 2026 | 18:26 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih melaksanakan kunjungan kerja ke Nagori Saribu Asi, Kecamatan Hatonduhan pada...

Read more
Entertainment

Berkunjung ke Kecamatan Raya: Bupati Simalungun Luncurkan Program Prioritas

by Redaksi
16 Juli 2026 | 19:59 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun  Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah melaksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan...

Read more

Discussion about this post

Berita Terbaru

Siantar - Simalungun

APPSI Siap Kerja Sama dengan Pemerintah dalam Tangani PKL

3 September 2026 | 17:54 WIB
Siantar - Simalungun

Kejari Simalungun Peringati HUT Kejaksaan RI ke – 81

2 September 2026 | 16:25 WIB
Inspirasi

Kapolres Pematang Siantar Silaturahmi dengan Tokoh Adat Simalungun. 

2 September 2026 | 08:08 WIB
Inspirasi

HUT ke 62 GKPI Siantar Kota, Partisipasi Jemaat Luar Biasa,  Syabas Mar GKPI

1 September 2026 | 13:58 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun Promosikan Produk Unggulan Daerah di Apkasi Otonomi Expo 2026

28 Agustus 2026 | 18:39 WIB
Regional

Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Pemko Mantapkan Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting 

27 Agustus 2026 | 20:04 WIB
Inspirasi

Menurut Dr.Sarmedi Purba SPOG Sebaiknya Kepemimpinan Prof.Dr.Sarintan Damanik S.hut sebagai Rektor USI Dilanjutkan 

27 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Inspirasi

PMS Simalungun: Jangan Ada Lagi Pejabat yang Tidak Paham, Siantar-Simalungun Adalah Tanoh Simalungun

26 Agustus 2026 | 19:50 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun dan Bank Sumut Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah dan Transformasi Digital

26 Agustus 2026 | 18:42 WIB
Siantar - Simalungun

Bupati Simalungun: Pentingnya Sinergi Pemerintah Pusat, Daerah, BUMN, Dunia Usaha dan Masyarakat

26 Agustus 2026 | 17:37 WIB
Siantar - Simalungun

Launching QRIS Dinamis, QRISPATI dan Smart Cash di Simalungun, Perkuat Wujudkan Digitalisasi Daerah

24 Agustus 2026 | 19:20 WIB
Inspirasi

Ketum HIMAPSI Dian G Purba Tambak MSi Nilai Kapolres Siantar Belum Tunjukkan Pemahaman akan Budaya 

23 Agustus 2026 | 13:05 WIB
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun