Aloling Simalungun
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman
Senin, 15 Juni 2026
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
No Result
View All Result
Aloling Simalungun
No Result
View All Result
  • SMSI
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
Home Inspirasi

Dompet di Kamar Mandi Masjid

Oleh : Asmen,S.Pd.,MM

by Redaksi
30 April 2021 | 02:19 WIB
in Inspirasi
A A
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT
54
SHARES
67
VIEWS

JUM’AT minggu pertama bulan itu begitu terik dan sangat menyengat di badan, seolah- olah menyambut bulan untuk mengawali kemarau.Semua jamaah masjid merasa gerah.

Semua Air Condition atau AC sudah dinyalakan. Tapi belum juga mampu menghilangkan rasa panas di badan.

Khatib Jum’at yang juga Imam pada hari itu seakan faham dengan kondisi cuaca, sehingga beliau memendekkan khutbahnya, atau memang beliau memahami hadits Nabi SAW yang menyatakan, bahwa orang yang pandai dan bijak adalah Imam yang memendekan khutbahnya dan memanjangkan ibadah shalatnya.
Bubaran shalat Jum’at, semua jamaah bertebaran dengan kesibukan masing-masing atau mereka kembali melanjutkan tugas- tugasnya.

Sekitar sepuluh menit sesudah bubaran shalat Jum’at tersebut, datang seorang jamaah dengan tergopoh- gopoh menemui pihak pengelola masjid.

Lelaki berperawakan semampai yang terlihat dari penampilan dia seorang yang memiliki kedudukan tertentu di pemerintahan itu mengungkapkan, bahwa dompet yang di taruh di kantongnya terjatuh dan hilang.

Pihak pengelola masjid tak satupun yang mengenalnya, mungkin ia orang luar daerah yang mampir untuk shalat Jum’at di masjid mereka.

“ Kalau sekedar uangnya yang hilang, saya tidak masalah, uangnya hanya sedikit koq meski ada juga uang dolar di dalam dompet itu. Yang jadi masalah,, dalam dompet itu tersimpan surat- surat penting, bahkan ada surat- surat kantor yang sangat prinsip, Pak” kata bapak tersebut.

Beliau terlihat begitu panik, terlebih lagi jika dompet tersebut tak ditemukan, menurut beliau pasti sudah fatal nantinya.
Dia sangat berharap dompet dapat ditemukan, Dia mendesak pihak pengelola masjid agar segera membuka rekaman CCTV yang dipasang si sudut- sudut ruangan masjid.

Pihak pengelola setuju dengan permintaan bapak itu. Namun membuka rekaman tersebut pasti membutuhkan waktu yang relative lama, paling tidak setengah atau satu jam.

“Minta tolong ya pak, soalnya surat- surat yang hilang bersama dompet itu surat- surat penting, sambil menunggu orang bapak membuka rekaman, izinkan saya ke hotel tempat saya menginap,bentar ya pak”. Beberapa orang pengelola masjid yang bersiap membuka rekaman CCTV mengangguk.

“Oh , nama bapak Pak Norman ya, penghuni Kamar 220?” tanya seorang reseosinis hotel kepada lelaki yang kehilangan dompet tersebut.

“Ya, Pak ada apa?” jawab orang yang mengaku bernama Norman tersebut.
“Nih Pak dompet Bapak?” kata sang resepsionis sambil menyodorkan dompet beserta isinya.

“Lho kok bisa sama bapak ini?” tanya Norman terheran sambil menerima dompet itu.

“Periksa dulu pak isinya, nanti saya ceritakan mengapa dompet itu sampai kepada saya”
“Cukup pak, lengkap gak ada yang kurang sedikitpun, lalu siap pak yang menemukannya dan mengantarkan kesini?” jawab Norman.

“Begini Pak Norman, tadi ada orang datang mengantarkan dompet itu, saya sendiri tidak mengenalnya, sulit saya menggambarkannya, dari pengamatan saya tadi sekitaran lima puluh tahunan, dan dari penampilannya dia orang biasa dalam artian bukan orang kaya atau orang berada.

Dia bilang menemukan dompet tersebut di kamar mandi masjid sebelah, lalu ia mencari siapa pemiliknya tentu sulit, karena begitu banyak jamaah yang tidak saling kenal.

Lalu dalam dompet terselip kunci kamar hotel kita, dia tahu alamat hotel kita, karena hanya berseberangan dengan masjid itu.

Maka dengan bekal kunci tersebut ia kembalikan dompet itu ke sini, dia hanya berpesan untuk lain kali bapak harus hati- hati” kata petugas resepsionis hotel
“Terimakasih Pak atas bantuannya” kata Norman.

“Bukan kepada saya bapak mengucapkan terimakasih, tapi kepada orang yang telah menemukan dompet itu pak?” jawab resepsionis.

“Kalian adalah orang- orang baik yang masih tertinggal di bumi, seandainya bapak menyembunyikan dompet itu tentu tidak ada yang akan tahu, begitu juga orang yang menemukan dompet ini di kamar mandi masjid, juga tidak ada yang tahu, karena CCTV tidak diizinkan menjangkau kamar mandi, ternyata uang lima juta rupiah dan beberapa ribu dollar yang ada di dompet ini tak ada harganya pada diri kalian, harga diri kalian lebih mahal dari apapun, semoga kalian diberkahi Allah SWT” kata Norman
Mengembalikan barang temuan milik orang lain yang kehilangan, sangat butuh keberanian khusus, jangankan barang temuan, kalau perlu mencuri atau merampok , bahkan membunuhpun dilakukan orang asal dapat uang.

Kesan dari orang yang mengembalikan dompet tadi, sesuai penjelasan sang resepsionis hotel, bahwa beliau bukanlah orang kaya, bukan orang yang tak butuh harta atau uang. Apalagi ketika kondisi krisis akibat pendemi covid -19 ini. Namun mereka masih manusia yang utuh, mereka butuh tapi bukan berarti menghalalkan segala cara. Termasuk resepsionis dengan honor paspasan karena banyak kamar yang kosong di masa sulit ini.

Mereka adalah pahlawan- pahlawan kemanusiaan yang namanya tidak diukir dalam batu nisan sebagai pahlawan pejuang di makam pahlawan.

Ketika orang beramai- ramai melakukan pencurian melalui korupsi, mark up proyek, atau proyek fiktif dan kejahatan ekonomi lainnya, ternyata masih ada beberapa gelintir manusia berhati manusia, bukan serigala berbulu domba.

Aku, kami dan mereka yang masih belum faham akan maksud- maksudmu.(***)

Asmen, S.Pd.,MM : Pengawas SMK Kemendikbud Sumatera Utara dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Dolok Maraja, Tapian Dolok, Simalungun

Tags: dompetkamarmandimasjid
Share22Tweet14SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Inspirasi

HPSI Gelar Sosialisasi Partuturan dan Pakaian Adat Simalungun kepada Siswa SMA GKPS Pamatang Raya Simalungun, Aloling Simalungun Harungguan Purba Simalungun Indonesia (HPSI) merasa terpanggil dan bertanggung jawab dalam mensosialisakan adat dan budaya simalungun kepada generasi penerus bangsa yang merupakan garda terdepan dalam melestarikan adat dan budaya. Bertempat di Gedung Aula SMA GKPS Pamatang Raya pada hari Jumat, 8 Mei 2026 acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum HPSI bapak Mangapul Purba, S.E,M.I.Kom yang juga ketua fraksi PDIP DPRD Sumatera Utara telah berlangsung dengan baik.Dalam sambutannya beliau menyatakan bahwa peradaban bangsa Indonesia tidak terlepas dari Kebudayaan Daerah, kebudayaan menjadi salah satu factor utama dalam pembangunan nasional Peserta sosialisasi terdiri dari Siswa dan Guru SMA GKPS Pematang Raya dibawah kepemimpinan Kepala Sekolah, Julven Purba, S.Pd, dalam sambutannya beliau sangat berterimakasih atas kegiatan ini sehingga dengan kegiatan ini kami semakin memahami bagaimana adat budaya Simalungun itu dilaksanakan pada kehidupan sehari-hari khusunya tentang partuturan Adat Budaya Simalungun yang setiap hari baik dilingkungan keluarga, lingkungan sekolah selalu diterapkan, tata karma bagi kami terkhusus siswa dapat diterapkan sebagaimana lazimnya pada budaya simalungun, demikin juga tentang pemakaian adat dan budaya Simalungun. Diawal acara dilaksanakan acara pangalo-aloan kepada Rombongan HPSI dengan tortor Simalungun yang ditampilkan oleh Siswa SMA GKPS, dilanjutkan dengan ibadah, kemudian acara nasional menyanyikan lagu Indonesia Raya dan acara Sosilasisasi. Rohdian Purba, S,Si,M.Si selaku Sekretaris DPP HPSI yang juga menjadi narasumber dengan Materi Partuturan Adat Budaya Simalungun menjelaskan bahwa pada saat sekarang ini anak-anak milenial sudah banyak tidak memahami tentang partuturan dalam adat budaya simalungun, sekarang ini akibat ketidak pahaman mereka maka banyhak bersalahan pada panggilan terhadap sesama, orangtua dan kerabat keluarga lainnya, bilama mana tidak kita tanamkan, sosialisasikan partuturan simalungun dimaksud dikwatirkan 10 sampai 20 tahun kedepan maka akan tergerus bahkan hilang sehingga berakibatkan hubungan kekerabatan yang baik selama ini akan menjadi masalah yang sangat besar, mengapa misalnya panggilan makela dalam adat simalungun saat ini sudah sering didengar oleh anak nak bukan lagi makela tapi sudah dipanggil kel, panggilang tulang sudah sering kita dengar disapa oleh anak-anak menjadi tul, ini sangat menyalaha, mengapa terjadi hal demikian karena anak-anak tidak memahami sebenarnya bagiamana peran serta Sananina, Tondong dan Boru dalam peradaban adat dan Budaya Simalungun. Bahkan dalam pergaulan sehari hari antara anak-anak kuda yang berajnak dewasa bisa mengkwatirkan dalam menuju jenjang perkawinan dimasa-masa berpacaran, karena dalam adat budaya simalungun walaupun marga berbeda tidak serta merta bisa menikah/kawan misalnya; borunya namboru kita (anak perempuan dari saudara perempuan bapak) itu tidak bisa kita nikahi. Tapi borunya (anak perempuan) dari tulang kita itu bisa dinikahi yang disebut marboru tulang, atau disebut pariban. Demikian jika ibu kita memilki saudara kandung perempuan dan memilki anak perempuan (boru), kita sebagai laki-laki juga tidak bisa menikahinya, hal-hal yang seperti ini juga perlu kita ajarkan kepada generasi milenial sekarang ,apalagi mereka setelah tammat dari Sekolah akan banyak pergi merantau jauh dari orang tua, dengan tidak memahami hal dimaksud diperantauan bisa berakibat tidak baik dalam peradaban budaya simalungun nantinya, dan banyak hal lagi akibatnya jika partururan dalam budaya Simalungun tidak mereka pahami, hal ini yang perlu sejak dini kita samapaikan buat anak-anak. Demikian juga tentang pakaian adat budaya simalungun yang disamapaikan bapak Djapaten Purba, BME bahwa sejak dini perlu ditanamkan kepada anak-anak milenial, karena pada saat ini sudah banyak kita lihat ditengah-tengah masyarakat dalam acara adat budaya simalungun baik suka maupu n duka sudah tidak sesuai lagi dengan sebenarnya, menurut beliau semua pemakaian hiou simalungun itu memiliki arti dan makna khsusus bagi kehidupan sehar-hari, baik itu gotong, bulang suri-suri, ragi cantik dll termasuk tata cara pemakaiannya misalnya jika seorang bapak memakai suri-suri itu berwarna hitam namu jika perempuan memakai suri-suri bisa warna bebas, demikain juga jika sudah memakai gotong, maka wajib memakai suri-suri dan abit/ragi panei atau ragi cantik untuk laki-laki demikian juga perempuan/ inang jika sudah memakai bulang, wajib memakai suri-suri dan abit. Diakhir acara siswa dan guru SMA GKPS Pamatang Raya sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini karena mereka lebih memahami tentang adat budaya simalungun yang bisa mereka terapkan pada kehidupan sehar-hari baik dilingkungan sekolah, keluarga dan kekerabatan dalam lingkungan keluarga mereka, yang diakhiri dengan pemberian cendramata oleh kepala sekolah kepada Ketua Umum HPSI dan kedua narasumber. (rel)

by Redaksi
9 Mei 2026 | 14:54 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Harungguan Purba Simalungun Indonesia (HPSI) merasa terpanggil dan bertanggung jawab dalam mensosialisakan adat dan budaya simalungun kepada...

Read more
Inspirasi

Rohdian Purba : “Kemajuan USI Melekat Keinginan Hati untuk Memajukannya”

by Redaksi
8 Mei 2026 | 16:37 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Terkait untuk memajukan Yayasan Universitas Simalungun diutamakan adanya keinginan hati untuk bekerja maksimal dalam memajukan sekolah dan...

Read more
Inspirasi

Hari Pendidikan Nasional 2026 di SMA Negeri 1 Pematangsiantar,  August Sinaga Tekankan Peningkatan Kualitas Di Dalam Kelas

by Redaksi
2 Mei 2026 | 10:47 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Sumatera Utara (Siantar-Simalungun) Hardiknas tidak hanya sekadar ajang seremonial, tetapi...

Read more
Inspirasi

Bedah Buku Diutus Melintasi Batas, Biografi Marie Claire Barth Frommel

by Redaksi
22 April 2026 | 08:45 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun GMKI Siantar-Simalungun dan STT HKBP P.Siantar menggelar acara Bedah Buku Diutus Melintasi Batas, Biografi Marie Claire Barth...

Read more

Discussion about this post

Berita Terbaru

Nasional

INDEF: Kebocoran 1% Anggaran MBG Berpotensi Rugikan Negara Lebih dari Rp 2,6 Triliun 

14 Juni 2026 | 17:25 WIB
Regional

Gelar Nobar Bersama TP.PKK, Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Pesan Moral Parodi Edukatif”Kampung Durian Gak Jadi Runtuh”

13 Juni 2026 | 08:16 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun Gelar Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak dan Deklarasi Relawan Perlindungan Anak

12 Juni 2026 | 08:14 WIB
Regional

Wujudkan Kemudahan Akses Pelayanan Hukum Bagi Masyarakat, Walikota Tebing Tinggi Terima Penghargaan dari Kementerian Hukum RI

11 Juni 2026 | 17:12 WIB
Siantar - Simalungun

Bupati Simalungun Bersama Wakil Bupati dan Jajaran Forkopimda Hadiri Acara Pisah Sambut Dandim 0207/Sml

11 Juni 2026 | 09:09 WIB
Uncategorized

Peningkatan 9 Ruas Jalan Provinsi di Wilayah Kabupaten Simalungun Segera Dimulai

10 Juni 2026 | 20:25 WIB
Siantar - Simalungun

DPRD Simalungun Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Bupati Simalungun Tahun 2025

10 Juni 2026 | 08:24 WIB
Siantar - Simalungun

Akselerasi Transformasi Digital Pemko Tebing Tinggi dan Bank Sumut Siap Luncurkan QRIS Dinamis 

9 Juni 2026 | 21:46 WIB
Siantar - Simalungun

Sosialisasi 6 SPM di Kecamatan Bandar Huluan: Dekatkan Pelayanan dan Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

9 Juni 2026 | 21:02 WIB
Regional

Perkuat Ketahanan Pangan dan Tekan Laju Inflasi, Walikota Tebing Tinggi Pimpin Gerakan Tanam Bawang Merah di Kelurahan Mekar Sentosa 

9 Juni 2026 | 18:35 WIB
Siantar - Simalungun

Pengurus Komisariat Salomo Nommensen GMKI Pematangsiantar-Simalungun MB. 2026-2027 Resmi Dilantik

7 Juni 2026 | 17:13 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun Gelar Rapat Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Daerah: Cetak Biru Masa Depan

5 Juni 2026 | 16:54 WIB
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun