Aloling Simalungun
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
No Result
View All Result
Aloling Simalungun
No Result
View All Result
  • SMSI
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
Home Inspirasi

Subsidi Silang

Oleh : Asmen,S.Pd.,MM

by Redaksi
2 Mei 2021 | 02:34 WIB
in Inspirasi
A A
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT
66
SHARES
82
VIEWS

“UNTUNG saja kami dapat uang dari serangan fajar, kalau tidak maka tidak ada biaya untuk berobat anakku” kata seorang lelaki yang baru saja pulang dari rumah sakit Pemerintah Daerah membawa anak bungsunya berobat akibat beberapa hari belakangan ini diserang panas tinggi.

Meski sekarang sudah relatif menuju sehat.
Dari pengakuannya, pada pemilihan kepala daerah yang baru saja berlalu, keluarganya mendapat durian runtuh berupa uang yang diselipkan di bawah pintu depan rumahnya.

Menurutnya uang tersebut lumayan banyak, sebesar tiga ratus ribu rupiah yang dimasukan dalam amplop lengkap dengan gambar sang calon kepala daerah yang ikut dalam kontestan PILKADA tahun ini. Bapak muda tersebut mengatakan, bahwa uang sogokan atau “Money Politic” tersebut merupakan rejeki nomplok yang seolah embun malam yang menetes di tengah gurun gersang.

Calon Kepala daerah yang mengirim uang kepadanya tersebut seolah menjadi “Dewa Penyelamat “ anaknya yang sedang sakit.

Namun, apakah benar uang hantu tersebut merupakan rejeki gratis atau harus dipertanggungjawabkan di hadapanNya nanti? Maka ada hal kurang proporsional dalam pola pikir lelaki tersebut.

Tapi memang sampai di situ pengetahuannya terhadap money politic. Dia hanya berpikir sesaat, dengan kata lain secara sederhana dia mengatakan, bahwa yang memberinya uang, merekalah yang kita pilih.

Allah SWT berfirman “ Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)” (QS:Asy-Syura : 30 )

Bila kita berkenan menelisik firman Allah tersebut, maka pada hakikatnya bahwa setiap musibah atau bencana (termasuk ) penyakit yang menyerang manusia adalah akibat ulah perbuatan manusia itu sendiri.
Lalu , apakah serangan fajar bukan bentuk pelanggaran terhadap larangan Allah SWT? Karena termasuk Rasuah atau suap yang menimbulkan dosa.

Hanya saja diantara kita masih ngeyel, bahkan dengan bangga hal itu sebagai uang penghargaan dari calon. Padahal boleh jadi, bila kita menolak pemberian berujung dosa tersebut, maka anak kita tidak akan sakit.

Jadi sakit yang datang kepada anak tersebut boleh jadi sebagai peringatan awal dari Allah, agar tak mengulangi lagi perbuatan yang sama.

Boleh jadi pula, bahwa pemberian itu menjadi subsidi silang dengan biaya rumah sakit. Karena tak ada” makan siang gratis”
Dalam sebuah pertemuan dengan dewan guru Sekolah Menengah Swasta di Kota ini, beberapa orang guru mengeluhkan honor yang relatif rendah, yaitu sekedar Upah Minimun Regional (UMR). Lalu saya Tanya kepada mereka ”Berapa honor yang Bapak Ibu Guru minta dan harapkan. Lima juta, delapan juta atau lima belas juta rupiah tiap bulan?” Anehnya tak satupun diantara mereka yang menjawab, mereka hanya tersenyum, mereka ragu terhadap ketulusan dan keikhlasan mereka bekerja sebagai guru yang berbasis sosial.

Mereka saling berpandangan dan tetap diam.
Lalu saya melanjutkan pertanyaan kepada mereka “Apakah anak- anak Bapak dan Ibu sehat ?”
Serentak menjawab “Sehat Pak!”
“Isteri, suami, orangtua, mertua, apakah mereka juga sehat?”
“Sehat semua Pak!”

“Okey, maukah Bapak dan Ibu hari ini diberi honor dua puluh juta, tapi anak atau orangtua di rumah dalam kondisi sakit?”

Serentak mereka menjawab “Tidak, kami gak butuh dua puluh juta itu, kami lebih milih sehat pak”

Saya menutup percakapan itu dengan santai “Maka pada hari ini, hakikatnya Bapak dan Ibu telah mengantongi dua puluh juta lebih yang disubsidi silang dengan kesehatan keluarga Bapak Ibu”
Terkadang kita selalu berpikir, bahwa nikmat Tuhan yang dikirim kepada kita selalu kita ukur secara materi atau fulus, pokoknya uang dan diuangkan.

Sesungguhnya Tuhan memberikan karuniaNya sesuai kebutuhan kita. Namun kita selalu meminta sesuai keinginan kita.

Padahal keinginan tidak ada tolok ukurnya, Rasulullah SAW bersabda “Jika seseorang diberi satu lembah emas, maka ia akan menginginkan lembah kedua”.(***)

Asmen, S.Pd.,MM : Pengawas SMK Kemendikbud Sumatera Utara dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Dolok Maraja, Tapian Dolok, Simalungun

Tags: asmensilangsubsidi
Share26Tweet17SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Inspirasi

Penjaringan Pengurus dan Pengawas Yayasan USI Ditutup Yang Mendaftar 14 Bakal Calon Pengurus dan 8 Bakal Calon Pengawas 

by Redaksi
30 Juli 2026 | 18:43 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Sebanyak 14 orang Bakal Calon Pengurus dan 8 Bakal Calon Pengawas Yayasan Universitas Simalungun (USI) telah mendaftar...

Read more
Inspirasi

Ence br Damanik Warga Kelurahan Bukit Sofa Juara Lomba Ordou -Ordou 

by Redaksi
27 Juli 2026 | 11:58 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Dalam rangka Hari Anak Nasional tahun 2026, Senin (31/7/2026) terselenggara lomba Ordou -Ordou. Pertandingan ini dilakukan dengan...

Read more
Inspirasi

PUSTAKA NOMMENSEN: Kebakaran Pasar Dwikora Bukan Hanya Musibah, tetapi Alarm Tata Kelola

by Redaksi
25 Juni 2026 | 20:47 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Pusat Studi Kebijakan Publik dan Politik (PUSTAKA NOMMENSEN) Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar menilai kebakaran Pasar Dwikora harus...

Read more
Inspirasi

Dr.Sarmedi Purba SPOG Setuju Organisasi Adat Budaya dan Cendikiawan Simalungun Bersatu

by Redaksi
19 Juni 2026 | 09:29 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Pemangku Adat dan Cendekiawan Simalungun (DPP-PACS) Dr.Sarmedi Purba mengatakan Setuju agar Organisasi...

Read more

Discussion about this post

Berita Terbaru

Siantar - Simalungun

Dukung Pembentukan Karakter Generasi Muda, Bupati Simalungun Berangkatkan 38 Anggota Pramuka Ikuti Jamnas XII Tahun 2026

5 Agustus 2026 | 19:18 WIB
Siantar - Simalungun

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba

5 Agustus 2026 | 19:11 WIB
Regional

Musyawarah ke-1 SMSI Kepulauan Nias: Yonimasari Hulu Terpilih Aklamasi

5 Agustus 2026 | 11:19 WIB
Siantar - Simalungun

dr. Djasamen Saragih, Putra Pertama Simalungun Bergelar Dokter Kini Makamnya Dipugar dan Diresmikan

4 Agustus 2026 | 19:45 WIB
Siantar - Simalungun

Keseriusan Pemkab Simalungun bersama Kemendagri Kawal Investasi Cable Car Danau Toba Sesuai Regulasi

3 Agustus 2026 | 18:57 WIB
Inspirasi

Penjaringan Pengurus dan Pengawas Yayasan USI Ditutup Yang Mendaftar 14 Bakal Calon Pengurus dan 8 Bakal Calon Pengawas 

30 Juli 2026 | 18:43 WIB
Siantar - Simalungun

Perkuat Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun: Bunda PAUD Simalungun Resmikan Dua TK Negeri Pembina

29 Juli 2026 | 19:54 WIB
Regional

Pagelaran Budaya di PRSU : Tebing Tinggi Tampilkan Potensi UMKM dan Keragaman Seni

29 Juli 2026 | 10:17 WIB
Siantar - Simalungun

Masyarakat Cingkes Kecamatan Dolok Silou Antusias Sambut Layanan Terpadu Pemkab Simalungun

28 Juli 2026 | 18:43 WIB
Inspirasi

Ence br Damanik Warga Kelurahan Bukit Sofa Juara Lomba Ordou -Ordou 

27 Juli 2026 | 11:58 WIB
Siantar - Simalungun

Bupati Simalungun Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama: Perkuat Penyelenggaraan Pemerintahan

24 Juli 2026 | 18:49 WIB
Siantar - Simalungun

Sambut Kunjungan Wamenkes RI, Bupati Simalungun Berkomitmen Mendukung Percepatan Eliminasi TB

22 Juli 2026 | 18:44 WIB
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun