Aloling Simalungun
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman
Senin, 21 September 2026
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
No Result
View All Result
Aloling Simalungun
No Result
View All Result
  • SMSI
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
Home Inspirasi

Kembali Fithri

Oleh : Asmen,S.Pd.,MM

by Redaksi
12 Mei 2021 | 01:54 WIB
in Inspirasi
A A
42
SHARES
52
VIEWS

DI HARI pertama puasa Ramadhan, sekitar satu jam menjelang berbuka Fatimah merasa sangat lapar, terbukti gadis 5 tahun yang masih duduk di PAUD Yayasan Penidikan “Aminah” tersebut menangis minta digendong ibunya.

Naluri keibuan muncul dari orangtua tersebut, bahwa ia memaklumi gadis kecilnya menangis karena merasa lapar dan haus, maka ibunya menawarinya untuk makan, namun Fatimah tetap menggelengkan kepala digendongan ibunya.

Dengan menggunakan sepeda motor ibunya membawa Fatimah berkeliling desa untuk melipur rasa lapar Fatimah, ya ngabuburit begitu istilahnya.

Benar juga cara ibu tersebut, akhirnya Fatimah dapat menyelesaikan puasa hari itu. Hari selanjutnya Fatimah sudah dapat menyesuaikan diri dan tidak ada masalah , sehingga dia dapat menyelesaikan puasanya satu bulan penuh.

Puasa bukan hanya sekedar menahan makan dan minum belaka, karena jika hanya demikian, maka Fatimah yang masih berumur lima tahunan itu sudah dapat dikatakan berhasil.

Bila kemampuan puasa kita masih seperti Fatimah, tentu masih butuh perjuangan berat untuk menggapai nilai lebih.

Kemampuan seperti itu belum dapat kita pertanggungjawabkan kepada Allah SWT, yang hanya sekedar menggeser waktu makan dan minum saja.

Sarapan pagi dipercepat menjadi makan sahur dan makan siang digeser menjadi makan maghrib.

Hal ini dapat dianggap sebagai puasanya level PAUD, meski rambut dan kumis sudah penuh uban.

Rasul SAW bersabda ”Barang siapa tidak meninggalkan ucapan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak membutuhkan dia meninggalkan makan dan minum.”(HR. Imam Bukhari).

Yang perlu menjadi bahan renungan bagi kita adalah kita sudah sering mendengar , hapal dan faham hadits tersebut, namun pada saat yang sama, kita masih melakukan apa yang dilarang dalam hadits ini, sehingga puasa yang dimaksud oleh Allah dan RasulNya belum menyentuh apalagi meraih nilai- nilai yang terkandung di dalamnya.

Puasa yang bermutu dan bermakna adalah puasa yang dapat mengembalikan pelakunya kepada fithrahnya yang utuh. Yaitu mendapat keampunan dosa – dosanya oleh Allah SWT sang Maha Pencipta.

Reformasi batinnya terhadap aqidah yang lurus, yaitu aqidahnya para Nabi dan Rasul serta para wali mendapat petunjuk. Demikian juga amaliyah lahiriyah anggota tubuh sebagai aplikasi aqidah berwujud amal shaleh yang dibimbing syariat yang bersumber dari dua warisan pokok dalam Islam yaitu : Al Qur’an dan Sunnahnya.

Puasa yang hidup adalah ketika ruh puasa terus menggelora dalam dada seseorang, meskipun Ramadhan telah jauh meninggalkannya.

Semangat ibadahnya terus mengencang, semangat berbagi tak pernah pupus, cinta sesama semakin menggeliat, tak sedikitpun terbersit ingin memaksiati Allah SWT. Puasa yang hidup akan menuntun pelakunya kepada muara hidup yang diridhai Allah yaitu husnulkhatimah.

Puasa yang hidup membuat pelakunya mampu menceburkan dirinya secara penuh kepada sibghah (celupan) Allah.

“Shibghah Allah (celupan). Dan siapakah yang lebih baik shibghahnya dari pada Allah? Dan hanya kepada-Nya-lah kami menyembah.” (QS: Al Baqarah : 138)
Sehingga segenap aktivitas yang terlahir benar-benar berlandaskan nilai- nilai rabbaniyah yang lurus , menyejukan dan tidak ada kesia-siaan.

Taka ada detik berlalu, kecuali beribadah kepada Allah. Segenap waktu dan tempat merupakan wahana pengabdian yang tak pernah padam.

Dengan berakhirnya Ramadhan,maka kita telah berada pada fase kefithrian diri, kembali suci, seolah terlahir kembali dengan kondisi bersih dari dosa dan mendapatkan keampunan Allah SWT.

Menjadikan kita berbahagia dengan rahman dan rahimNya Sang Khaliq yang memang perlu disyukuri.

Kembali ke fithri tidaklah serta merta pekerjaan usai, kembali ke fithri justeru butuh usaha untuk menjadi yang lebih baik dan terbaik.

Masih harus berbasah- basah keringat, mungkin juga berbasah air mata boleh jadi berbasah darah. (***)

Asmen, S.Pd.,MM : Pengawas SMK Kemendikbud Sumatera Utara dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Dolok Maraja, Tapian Dolok, Simalungun

Tags: asmenfhitrikembali
Share17Tweet11SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Inspirasi

Disabilitas Bantu Disabilitas, Aksi Reinhard Raji Manurung di Hatonduhan Simalungun Tuai Inspirasi

by Redaksi
19 September 2026 | 18:15 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Kepedulian terhadap penyandang disabilitas kembali diwujudkan pemuda asal Simalungun, Reinhard Raji Manurung dengan menyalurkan bantuan beras kepada...

Read more
Inspirasi

Kapolres Pematang Siantar Silaturahmi dengan Tokoh Adat Simalungun. 

by Redaksi
2 September 2026 | 08:08 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Kapolres Pematang Siantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak bersilaturahmi dengan Tokoh Adat Simalungun Senin 31 Agustus...

Read more
Inspirasi

HUT ke 62 GKPI Siantar Kota, Partisipasi Jemaat Luar Biasa,  Syabas Mar GKPI

by Redaksi
1 September 2026 | 13:58 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Partisipasi warga Jemaat GKPI Jemaat Khusus Siantar Kota sungguh luar biasa pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT)...

Read more
Inspirasi

Menurut Dr.Sarmedi Purba SPOG Sebaiknya Kepemimpinan Prof.Dr.Sarintan Damanik S.hut sebagai Rektor USI Dilanjutkan 

by Redaksi
27 Agustus 2026 | 10:00 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Menurut saya kepemimpinan Prof Sarintan Damanik S.hut sebagai Rektor Universitas Simalungun (USI) baiknya diteruskan karena selama ini...

Read more

Discussion about this post

Berita Terbaru

Entertainment

Pemuda Siantar Bersatu, KNPI Konsolidasikan OKP dan Ormas Lewat Ngopi Bareng

20 September 2026 | 23:46 WIB
Entertainment

Puncaki Group B, Kejari Simalungun Lolos ke Perempat Final Adhyaksa Cup 2026 

20 September 2026 | 20:35 WIB
Siantar - Simalungun

KONI Siantar Lepas Peserta Kejurda Sumut 

20 September 2026 | 12:14 WIB
Entertainment

Kejari Simalungun Taklukkan Kejari Langkat 2 Gol Tanpa Balas di Adhyaksa Cup 2026

19 September 2026 | 20:34 WIB
Entertainment

Proyek Irigasi di Pematang Kerasaan Rejo Diduga Siluman

19 September 2026 | 18:25 WIB
Inspirasi

Disabilitas Bantu Disabilitas, Aksi Reinhard Raji Manurung di Hatonduhan Simalungun Tuai Inspirasi

19 September 2026 | 18:15 WIB
Entertainment

Hadiri Pisah Sambut Kapolres Simalungun: Bupati Tegaskan Sinergi untuk Masyarakat Harus Terus Diperkuat

18 September 2026 | 18:39 WIB
Entertainment

Hadiri Pisah Sambut Kapolres Simalungun: Bupati Tegaskan Sinergi untuk Masyarakat Harus Terus Diperkuat

18 September 2026 | 17:44 WIB
Entertainment

Tembok Penahan Dibangun Warga Berterima Kasih 

18 September 2026 | 12:57 WIB
Siantar - Simalungun

Tak Sekadar Maulid, Pemkab Simalungun Gelar Cek Kesehatan hingga Sunat Massal

17 September 2026 | 14:15 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun Terus Berupaya untuk Ketersediaan Lapangan Kerja 

16 September 2026 | 22:33 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Tapian Dolok, Perkuat Kerukunan dan Teladani Akhlak Rasulullah

15 September 2026 | 19:30 WIB
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun