Simalungun, Aloling Simalungun
Jelang Pemilihan Bupati Simalungun 2024 masalah infrastruktur jalan selama kepemimpinan Bupati Radiapoh Sinaga mendapat sorotan dan penilaian dari beberapa pihak.
Hanya saja sangat disayangkan sorotan dan penilaian tersebut tidak berbasis data lebih bersifat subjektif dan terkesan hanya mempolitisir jelang pemilihan Bupati 2024 saja, ujar Johannes Sakti Sembiring Direktur Eksekutif Suara Rakyat Institut (SRI) kepada Aloling Simalungun Rabu (15/5/2024).
Johannes Sakti Sembiring mengatakan dirinya mencermati adanya pihak-pihak yang suka mempolitisir masalah jalan Kabupaten Simalungun selama erac Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga. Dalam era demokrasi saat ini sah-sah sajalah hanya saja tidak ada salahnya juga untuk melihat data dan fakta yang valid agar masyarakat bisa menilai secara objektif ujar Johannes Sakti Sembiring.
Dijelaskan Johannes Sakti Sembiring hasil penelusuran SRI terhadap data dan fakta dari Dinas PU Binamarga Kabupaten Simalungun ternyata pada era Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga Jalan Rusak di Kabupaten Simalungun ternyata Berkurang.
Pada data tersebut dipaparkan bahwa panjang Jalan Kabupaten Simalungun 1.803,78 Km dimana kondisi jalan Kabupaten Simalungun dibagi menjadi beberapa kategori yaitu Baik, Sedang, Rusak Ringan,Rusak Berat. Kemantapan Jalan Kabupaten Simalungun dibagi menjadi Mantap dan Tidak Mantap.
Dipaparkan Johannes Sakti Sembiring tahun 2019 diawal kepemimpinan Radiapoh Sinaga kondisi jalan Kabupaten Simalungun adalah Sebanyak 57,07 persen Rusak Berat, 7,15 persen Rusak Ringan, 8,93 persen Sedang dan 26,85 persen Baik dengan Kemantapan Jalan yaitu 64,22 persen Tidak Mantap dan 35,78 persen Mantap.
Ditegaskan Johannes Sakti Sembiring selama menjabat Bupati Kabupaten Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga terus menangani masalah jalan rusak Kabupaten Simalungun dan progresnya terus membaik dimana sesuai data dan fakta hingga bulan Mei tahun 2024 jalan Kabupaten Simalungun yang kondisinya Rusak Berat sebanyak 44,57 persen, Rusak Ringan 6,55 persen, Sedang 10,27 persen, Baik 38,61 persen dengan Kemantapan Jalan 51,12 persen Tidak Mantap, 48,88 persen Mantap ujarnya.
Penanganan masalah infrastruktur jalan tahun 2024 masih belum selesai dan masih akan berlanjut hingga akhir tahun 2024 sehingga kondisi jalan Rusak Kabupaten Simalungun tahun 2024 masih akan berkurang secara signifikan ujar Johannes Sakti Sembiring.
Dengan data dan fakta tersebut terlihat bahwa selama era Radiapoh Hasiholan Sinaga penangan infrastruktur jalan Kabupaten Simalungun sudah menunjukkan hasil yang cukup baik sehingga sungguh tidak tepat kalau ada yang mengatakan Jalan Rusak Kabupaten Simalungun bertambah parah dari era sebelumnya tukas Johannes Sakti Sembiring.(tp)






