Simalungun, Aloling Simalungun
Perayaan Natal Oikumene Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun berlangsung di Halaman Gereja HKBP Aek Nauli Nagori Naga Jaya II , Kecamatan Bandar Huluan Sabtu (27/12/2025 ) sekira jam 14.30 wib dengan Thema:” Allah Hadir untuk menyelamatkan Kebluarga (Matius 1 ; 21- 24 ) dan Sub Thema : b” Kehadiran Yesus memberi semangat dan harapan bagi umat Keristen di Kecamatan Bandar Huluan sekaligus memotivasi untuk turut aktif dalam menghadirkan damai sejahtera di dalam keluarga dan lingkungan masyarakat.
Perayaan Natal Oikumene 2025,kali ini menekankan Doa bersama untuk korban bencana alam Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh.
Perayaan imi dihadiri Camat Bandar Huluan cAkbar Putra Siregar SSTP MSi,Kapolsek Perdagangan AKP Ibrahim Soepi, SH,MH Ketua BKAG Pdt Saut Sitinjak, pengkhotbah Pdt Margareth MR Sianipar,Sth.
Pendeta Resort HKBP Dolok Ilir tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh Pemuda dan Gereja-Gereja se Kecamatan Bandar Huluan serta masyarakat sekitar yang hadir
Ketua BAKG Kecamatan Bandar Huluan Pdt Saut Sitinjak dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih kepada panitia dan seluruh hadirin, sekaligus mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 serta Tahun Baru 1 Januari 2026. Ia mengajak jemaat untuk mendoakan saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatera Utara , Sumatera Barat dan Aceh agar tetap dapat merayakan Natal meski dalam keterbatasan.
Dikatakan Pdt Saut Sitinjak mengucapkan terima kasih atas kehadiran Camat Bandar Huluan Akbar Putra Siregar SSTP dan Kapolsek Perdagangan AKP Ibrahim Soefi ,SH MH. Ucapnya
Camat dalam arahannya mengatakan bahwa daerah ini kaya keberagaman suku, ras, agama, dan bahasa. Namun, menurutnya, keberagaman itu tetap dipersatukan oleh kasih yang menjadi modal penting untuk membangun Kecamatan Bandar Huluan “Mari kita bergandengan tangan memasuki tahun 2026 dengan semangat baru untuk Simalungun yang lebih maju,” tegasnya.
St. Deddy Sugianto Damanik selaku Ketua Panitia, melaporkan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat kesatuan umat Kristiani, memperkuat toleransi, serta menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak.
Perayaan Natal Oikumene 2025 ditutup dengan pemberian tali kasih dan bingkisan untuk anak yatim dan lansia sebagai wujud kepedulian dan kasih kepada sesama. (jat purba)






