Simalungun, Aloling Simalungun
Ruang tamu di kantor Bupati Simalungun dinamai menjadi Ruang Tamu Djabanten Damanik jika itu benar diharapkan bisa menjadi win-win solution atas polemik yang terjadi sehubungan pergantian nama ruang Harungguan Pemkab Simalungun dari Djabanten Damanik menjadi Tuan Rondahaim Saragih.
Demikian dikatakan Petrus Purba Pendiri UPAS Kecamatan Dolog Batu Nanggar kepada Aloling Simalungun Rabu (25/2/2026).
Petrus Purba yang juga mantan Ketua AMPI Kecamatan Dolog Batu Nanggar mengatakan dirinya melihat postingan M Adil Saragih di medsos FB bahwa adanya nama Ruang Tamu Djabanten Damanik di Kantor Bupati Simalungun.
Menurut saya jika itu benar terwujud maka kebijakan tersebut cukup baik dan diharapankan bisa menjadi solusi untuk mengakomodir polemik yang terjadi ditengah masyarakat seputar pergantian nama gedung Harungguan Kantor Bupati Simalungun ujar Petrus Purba.
Dikatakan Petrus Purba jika benar nama Ruang Tamu kantor bupati Simalungun dinamai Djabanten Damanik maka bisa menjadi bukti bahwa Pemkab Simalungun tidak mengabaikan aspirasi dari masyarakat walaupun mungkin tidak bisa memuaskan semua pihak akan tetapi niat baik Pemkab Simalungun patut kita berikan apresiasi ujarnya.
Pembuatan nama ruang tamu Djabanten Damanik di Kantor Bupati Simalungun sudah sepatutnya ditanggapi secara positif agar polemik ini bisa selesai karena masih banyak masalah yang jauh lebih penting yang kita hadapi tukas Petrus Purba.
Selanjutnya Petrus Purba berharap agar Pemkab Simalungun tidak hanya membuat nama Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim Saragih di gedung Harungguan Kantor Bupati saja sebaiknya semua Jalan Nasional yang ada di wilayah Kabupaten Simalungun hingga Tebing Tinggi ke Serdang Bedagai diperjuangkan menjadi Jalan Tuan Rondahaim Saragih pungkasnya.(tp)






