Simalungun, Aloling Simalungun
Organisasi Adat Budaya dan Cendikiawan Simalungun yang pada awalnya berada dalam satu wadah Partuha Maujana Simalungun diharapkan bisa bersatu kembali.
Hal tersebut dikatakan Drs.Johalim Purba Ketua DPRD Simalungun periode 2014 – 2019 kepada Aloling Simalungun Kamis (18/6/2026).
Drs.Johalim Purba mengatakan saat ini ada beberapa Organisasi Adat Budaya dan Cendikiawan Simalungun, dan hal tersebut dari satu sisi sebenarnya tidaklah masalah karena di era demokrasi saat ini itu adalah bagian dari kebebasan berserikat dan berkumpul yang dijamin konstitusi.
Dikatakan Drs.Johalim Purba ada kata pepatah mengatakan bersatu kita teguh bercerai kita runtuh jadi alangkah indahnya kalau seluruh organisasi adat budaya dan Cendekiawan Simalungun bisa bersatu agar semakin teguh karena pada awalnya pun memang adalah Satu ungkap Drs.Johalim Purba.
Momentum tahun 2026 ini alangkah indahnya jika kembali bersatu konsepnya sederhana hanya seluruh pengurus organisasi adat dan budaya Simalungun bergabung saja dalam satu wadah dan menyepakati siapa yang menjadi Ketua Umum dan Sekjend ucap Drs.Johalim Purba.
Dipaparkan Drs.Johalim Purba saat ini ada tiga Organisasi Adat Budaya dan Cendikiawan Simalungun yaitu Partuha Maujana Simalungun yang Ketua Umumnya (Alm) Marsiaman Saragih, Pemangku Adat dan Cendekiawan Simalungun (PACS) yang Ketua Umumnya Dr.Sarmedi Purba SPOG Partumpuan Pemangku Adat Budaya (PPAB) Simalungun yang Ketua Umumnya Jan Togu Damanik.
Alangkah Indahnya jika seluruh pengurus Ketiga Organisasi tersebut bisa berkumpul berdiskusi tentang Persatuan dan Kesatuan Simalungun sehingga bisa satu kembali demi untuk Persatuan Simalungun.
Harapan saya tokoh-tokoh Simalungun agar bersedia ikut memprakarsai upaya persatuan tersebut sehingga Organisasi Adat Budaya dan Cendikiawan Simalungun bisa bersatu pungkas Drs.Johalim Purba.(tp)






