Simalungun, Aloling Simalungun
Proyek pembangunan irigasi di areal persawahan Nagori Pematang Kerasaan Rejo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, menjadi sorotan. Proyek tersebut diduga siluman karena dikerjakan tanpa papan informasi proyek.
Pantauan wartawan di lokasi pada Jumat (18/09/2026), tidak ditemukan papan informasi yang menjelaskan sumber anggaran, nilai kontrak, volume, maupun pelaksana pekerjaan. Kondisi tersebut menimbulkan dugaan adanya indikasi papan proyek sengaja disembunyikan.
Salah seorang pekerja saat ditanya terkait keberadaan papan proyek mengaku tidak mengetahuinya.
“Tidak tahu kami, Pak,” ujarnya di lokasi.
Tak hanya tanpa papan informasi, pelaksanaan proyek juga dinilai mengabaikan standar. Para pekerja terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan ditemukan penggunaan semen kemasan 40 Kg.
Upaya konfirmasi kemudian dilakukan pada Sabtu (19/09/2026). Pangulu Nagori Pematang Kerasaan Rejo, Sidik Purnomo, saat dihubungi melalui telepon seluler tidak aktif. Pesan konfirmasi melalui WhatsApp juga tidak dibalas.
Konfirmasi serupa dilayangkan kepada pelaksana lapangan, Kiki Fauzi P. Saat dihubungi, telepon selulernya berdering aktif namun tidak diangkat. Pesan singkat yang dikirim juga tidak mendapatkan jawaban.
Hingga berita ini diturunkan, Pangulu Pematang Kerasaan Rejo Sidik Purnomo dan pelaksana Kiki Fauzi P belum memberikan keterangan resmi terkait pemasangan papan informasi proyek tersebut, padahal, pemasangan papan informasi proyek merupakan kewajiban sebagai bentuk transparansi penggunaan anggaran negara, sesuai amanat UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. (JAT Purba)




