Aloling Simalungun
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
No Result
View All Result
Aloling Simalungun
No Result
View All Result
  • SMSI
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
Home Inspirasi

Gunung/Dolog Simbolon Berasal dari Frasa “si Imbou Bolon” dan tidak Terkait dengan Marga Simbolon

Catatan: Irjen Pol Purn Drs Maruli Wagner Damanik, M.AP

by Redaksi
21 Juni 2023 | 09:47 WIB
in Inspirasi
A A
https://asset.barak.id/2026/10/VID-20261020-WA0003.mp4
ADVERTISEMENT
917
SHARES
1.1k
VIEWS

NAMA GUNUNG atau DOLOG SIMBOLON sejarahnya berasal dari nama yang berupa frasa “Si Imbou Bolon”, yang melalui proses linguistik dan yang akhirnya menjadi “Dolog Simbolon”, salah satu gunung atau dolog yang berlokasi di Kabupaten Simalungun.

Pada awalnya Gunung atau Dolog Si Imbou Bolon dihuni satwa kera besar (mawas atau siamang) yang dalam bahasa Simalungun disebut “imbou” dengan tubuhnya lebih besar (atau “bolon” dalam bahasa Simalungun) dari kera atau beruk dan menyerupai manusia. Imbou merupakan hewan yang berguna bagi masyarakat saat itu dan tidak pernah mengganggu lahan masyarakat.

Pada umumnya hewan imbou membentuk komunitas atau berkelompok saat musim penghujan atau kemarau akan datang. Dengan adanya atau bermukimnya kawanan imbou itulah kawasan itu disebut “Dolog si Imbou Bolon” atau ‘gunung permukiman mawas besar’.Dari penamaan “Si Imbou Bolon” itulah dalam proses pemakaiannya menjadi “Simbolon”

Dari perspektif lain, lokasi Dolog Si Imbou Bolon itu erat terkait dengan usulan pendirian Negara Bagian Sumatra Timur pada kurun 1949-1950 oleh PRRI yang dipimpin oleh Letkol M Simbolon, yang ketika itu bermarkas di Simbolon Tengkoh dan akhirnya menyerah tanpa syarat kepada TNI/Pemerintah RI.
Peristiwa inilah yang memantik semakin banyak marga Simbolon datang ke Simalungun khususnya di daerah Simbolon Tengkoh.

Ditinjau dari aspek yang berbeda, menurut Prof Amrin Saragih, M.A, Ph.D. Guru Besar Universitas Negeri Medan proses linguistik telah terjadi dalam pembentukan “Simbolon” dari frasa “Si Imbou Bolon”.

Si Imbou Bolon menjadi Simbolon
Proses pertama, dalam ucapan cepat atau berulang-ulang bunyi /i/ dari prefiks atau kata sandang “Si” menyatu dengan bunyi /i/ pada suku pertama “Imbou”. Proses pertama ini menghasilkan /siimbou bolon/.

Proses kedua, bunyi /b/ pada suku kedua kata “Imbou” menyatu dgn bunyi /b/ pada suku pertama kata “Bolon”.

Proses pertama dan kedua menghasilkan bunyi /siimboubolon/.

Selanjutnya, proses ketiga bunyi /ii/ menyatu menjadi /i/, bunyi diftong /ou/ menyatu dgn vowel /o/ pada suku kata “bo-” karena keduanya berada pada satu daerah artikulasi; selanjutnya bunyi /bo/ dan /bo/ lesap satu menjadi /satu /bo/ saja.

Dengan demikian, proses pertama, kedua dan ketiga menghasilkan telah melalui tahap berikut: /Si Imbou Bolon/menjadi/Siimboubolon/ kemudian menjadi /Simboubolon/ seterusnya menjadi /Simbobolon/ dan akhirnya menjadi /Simbolon/. Proses ini memenuhi aturan atau hukum dalam ilmu bunyi bahasa yang dikenal sebagai Phonology.

Jadi, dari uraian dan penjelasan terdahulu dapat disimpulkan bahwa Gunung atau Dolog Si Imbou Bolon yang sekarang menjadi Gunung atau Dolog Simbolon, tidak ada kaitannya dengan Marga Simbolon, apalagi sampai mengklaim wilayah tersebut milik mereka.

Raja-raja Simalungun pada masa itu memang sangat “welcome”, dengan atau menghargai masyarakat pendatang dengan tidak membedakan suku, agama atau golongan, bahkan pendatangpun diperkenankan mengambil dan memakai salah satu marga yang ada di Simalungun:SInaga, SAragih, DAmanik, PURba.

Sehubungan dengan rencana napak tilas marga Simbolon ke Nagori Gunung/Dolog Simbolon yang disebut-sebut akan diikuti ribuan orang, kita warga Simalungun pada prinsipnya mendukung kegiatan itu guna mengenang leluhur mereka yang pernah tinggal di sekitar lokasi tersebut.

Kita berharap dengan kegiatan napak tilas dari marga Simbolon, masyarakat memahami asal muasal penamaan Dolog Si Imbou Bolon. Kita warga Simalungun juga memaklumi napak tilas itu berpotensi ke pengembangan dan investasi wisata yang dapat menambah kapasitas ekonomi masyarakat setempat.

Silahkan bernapaktilas, namun tetaplah menghormati kearifan lokal dari peninggalan leluhur suku Simalungun yang sudah tumbuh dan berkembang dari dulu sampai sekarang di Bumi Habonaron Do Bona yang sama-sama kita cintai ini.(****)

Tags: bolonsiimbousimbolon
Share367Tweet229SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Inspirasi

Greenpeace: Krisis Iklim Tekan Daya Beli di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran 

by Redaksi
20 Oktober 2026 | 12:02 WIB
0

Jakarta, Aloling Simalungun Greenpeace Indonesia menyoroti dampak krisis iklim terhadap daya beli masyarakat selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto...

Read more
Inspirasi

Kabut Asap Mengepung Pematangsiantar Dan Simalungun, GMKI Desak Langkah Nyata Bukan Sekedar Himbauan!

by Redaksi
15 Oktober 2026 | 13:27 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun mendesak Pemerintah Kota Pematangsiantar dan Pemerintah Kabupaten Simalungun agar segera...

Read more
Inspirasi

Pembangunan Tembok Pagar SMP Negeri 2 Girsang Sipangan Bolon Disambut Positif Warga

by Redaksi
13 Oktober 2026 | 15:43 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Pembangunan tembok pagar SMP Negeri 2 Girsang Sipangan Bolon disambut positif warga dinilai bisa semakin meningkatkan kualitas...

Read more
Inspirasi

Fragmen Teaterikal Peristiwa Bandar Betsy Mengheningkan Ribuan Masyarakat di Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

by Redaksi
1 Oktober 2026 | 20:57 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Peristiwa kelam yang terjadi di Bandar Betsy, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun pada tahun 1965 terkait Gerakan...

Read more

Discussion about this post

Berita Terbaru

Nasional

 Resmi! Inilah Jadwal Haji 2027: Berangkat Mulai 11 April, Wukuf 15 Mei 2027

21 Oktober 2026 | 10:28 WIB
Siantar - Simalungun

Perkuat Koordinasi dan Kebersamaan, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Simalungun Gelar Rapat Koordinasi

21 Oktober 2026 | 08:42 WIB
Inspirasi

Greenpeace: Krisis Iklim Tekan Daya Beli di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran 

20 Oktober 2026 | 12:02 WIB
Siantar - Simalungun

Jaga Kesehatan Masyarakat, Pemkab Simalungun Lakukan Pengujian Kualitas Udara di Sejumlah Wilayah

20 Oktober 2026 | 08:21 WIB
Entertainment

Rehab Bangunan  SD Negeri 098145 Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas Disambut Positif 

19 Oktober 2026 | 15:21 WIB
Siantar - Simalungun

Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Pemerintah Pusat Atas Revitalisasi Belasan SD dan SMP 

19 Oktober 2026 | 10:44 WIB
Siantar - Simalungun

Bupati Simalungun Resmikan Rumah Peradaban Tahfiz Qur’an Haji Dr. Sugiat Santoso di Peringatan Haul ke-17 Tuan Guru Batak

19 Oktober 2026 | 08:30 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun Seriusi Perbaikan Jalan Penghubung Huta Bayu Raja–Bosar Maligas

17 Oktober 2026 | 18:47 WIB
Siantar - Simalungun

Hadiri Pelantikan Pengurus KORMI Simalungun, Bupati Ajak Berkolaborasi Bangun Masyarakat Yang Sehat Secara Utuh

17 Oktober 2026 | 10:28 WIB
Siantar - Simalungun

Dukung Pengembangan PLTS dan BESS, Bupati Simalungun Berharap Dapat Berikan Kontribusi PAD

16 Oktober 2026 | 07:44 WIB
Inspirasi

Kabut Asap Mengepung Pematangsiantar Dan Simalungun, GMKI Desak Langkah Nyata Bukan Sekedar Himbauan!

15 Oktober 2026 | 13:27 WIB
Regional

Wujudkan Lingkungan Kerja Bersinar, Pemko Tebing Tinggi akan Gelar Tes Urin Bagi Seluruh ASN

15 Oktober 2026 | 12:32 WIB
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun