P.Siantar, Aloling Simalungun
Pembahasan sosok dan figur bakal calon Walikota Pematang Siantar yang akan “bertanding” pada kontestasi Pilkada Serentak November 2024 mengemuka saat Diskusi di Warkop Ginting Jln.Brigjend Radjamin Purba Selasa malam (5/3/2024).
Diskusi Warkop Ginting diikuti ragam kalangan masyarakat Pematang Siantar antara lain Endy S Ginting SH Pengusaha Warkop, Johan Silalahi SH.MH Dosen FH USI, Johannes Sakti Sembiring Politisi Partai PKB, Kristianto SE.MM Dosen FE-USI, Bari Hutagalung aktifis LSM, Romedi Simarmata SE, Anggiat Nababan SPd dan Pontas Napitupulu SP Praktisi Pendidikan, Kasner Manurung Pengusaha, Rudi Sinaga Wira Usaha, Ibnu Manurung Insan Pers, dan warga masyarakat Rizal, Dandung Rayaratu, Walden dll.
Sosok Bakal Calon Walikota Pematang Siantar 2024 mengemuka pada Diskusi Warkop Ginting, hampir seluruh peserta Diskusi mengharapkan agar sosok dan figur Bakal Calon Walikota muncul dari arus bawah dengan alasan akan lebih memahami suara hati rakyat Siantar.
Hal tersebut dikatakan Johannes Sakti Sembiring yang dengan tegas mengatakan janganlah Kota Siantar ini dianggap tempat mencari “Pekerjaan” semata oleh tokoh dan politisi yang berminat jadi Walikota di kota Sapangambei Manoktok Hitei ini.
Johannes Sakti Sembiring mengatakan jangan sampai orang luar Siantar yang tak pernah berkiprah di Siantar tiba tiba datang dan ingin menjadi Walikota di Siantar apa tidak ada tokoh dan politisi yang selama ini berkiprah dan berkarya di Siantar yang layak didukung jadi Walikota ujar Johannes Sakti Sembiring dengan nada bertanya.
Pendapat Johannes Sakti Sembiring tersebut mendapat reaksi beragam peserta diskusi ada yang setuju dan ada juga yang tidak setuju.
Johan Silalahi berpendapat janganlah kita persulit orang untuk mengabdi menjadi Walikota Pematang Siantar. Menurut saya tidak ada salahnya orang dari mana saja dari berbagai Suku dan Agama untuk “Maju” menjadi Walikota Pematang Siantar sepanjang memenuhi persyaratan secara Hukum dan Perundang-undangan ujarnya.
Masalahnya bukan siapa darimana dan agama apa suku sosok dan figurnya yang terpenting adalah bagaimana kapasitas dan kapabilitasnya sebagai bakal calon Walikota Pematang Siantar 2024 ujar Johan Silalahi.
Selanjutnya Kristianto mengatakan kedua pendapat tersebut memiliki kebenarannya masing-masing memang rasanya kurang cocok juga kalau Kota Siantar hanya jadi tempat mencari “Pekerjaan” saja dimana selama ini tak pernah tinggal,berdomisili dan berkiprah di Siantar ujug-ujug ingin jadi Siantar Satu hanya saja dalam Demokrasi tidak boleh ada Pembatasan sepanjang memenuhi aturan Perundang-undangan jadi pada ujungnya adalah sesuai kehendak rakyat ujarnya.
Menurut Kristianto siapapun sosok Bakal Calon Walikota Pematang Siantar 2024 hendaknya figur yang mampu membawa peningkatan kesejahteraan masyarakat kota Pematangsiantar ujarnya.
Pembahasan peserta diskusi selanjutnya melebar menjadi nama-nama yang sudah mulai beredar di kalangan masyarakat.
Romedi Simarmata mengatakan faktor kearifan lokal serta sejarah Kota Pematang Siantar hendaknya juga menjadi pertimbangan petinggi Parpol kota Pematangsiantar dalam menentukan figur dan sosok Bakal Calon Walikota Pematang Siantar 2024.
Masyarakat Siantar khususnya Petinggi Parpol di Siantar hendaknya bisa secara arif dan bijaksana mengelola aspirasi masyarakat Pematang Siantar secara khusus warga Suku Simalungun ujar Romedi Simarmata.
Kasner Manurung mengatakan dirinya sudah mendengarkan percakapan ditengah masyarakat Siantar seputar nama-nama Bakal Calon Walikota Pematang Siantar dan nama Dr Susanti Dewayani Incumben masih mendapat perhatian masyarakat juga nama Hendra Simanjuntak, Tuahman Purba, Astrounut Nainggolan Imran Simanjuntak juga menjadi perbincangan.
Sementara itu menurut Ibnu Manurung Prof.Sanggam Siahaan juga layak dipertimbangkan “Maju” menjadi Bakal Calon Walikota Pematang Siantar 2024.
Diskusi yang berlangsung serius tapi santai tersebut memang bukan untuk mengambil kesimpulan hanya saja seluruh peserta diskusi berharap figur Bakal Calon Walikota Pematang Siantar 2024 sebisa mungkin muncul dari masyarakat dengan harapan bisa membawa Kota Pematang Siantar menjadi semakin maju dan sejahtera.(rel)






