Aloling Simalungun
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman
Kamis, 4 Juni 2026
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
No Result
View All Result
Aloling Simalungun
No Result
View All Result
  • SMSI
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
Home Inspirasi

Sekolah Minggu GKPS Peniel Kenang Sengsara Yesus

by Redaksi
30 Maret 2024 | 22:16 WIB
in Inspirasi
A A
ADVERTISEMENT
221
SHARES
276
VIEWS

P.Siantar, Aloling Simalungun

Setelah Pdt Jhon Hermansyah Damanik menjelaskan bahwa Yesus ke Jerusalem adalah untuk sengsara untuk disalibkan dan untuk mati dan bangkit untuk menebus- menanggung dosa dunia. Anak Sekolah Minggu GKPS Peniel di temani Pengantar Jemaat St Robinson Damanik dan Guru Guru Sekolah Minggu, Kamis 28 Maret 2024 sekitar Pukuk 10 malam mengawali  acara Perenungan Sengsara Yesus yang dilakukan mulai Kamis malam sampai Jum,at  pagi (29/03/2024).

Pdt Jhon Damanik menjelaskan lebih lanjut dengan memutar vidio bahwa Yesus ke Jerusalem naik Keledai Betina, bukan naik Kuda.  Penduduk Yerusalem mengelu elukan Yesus. “Orang banyak yang sangat besar jumlahnya menghamparkan pakaiannya di jalan, ada pula yang memotong ranting-ranting dari pohon-pohon dan menyebarkannya di jalan”.  Dan orang banyak  berseru “Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!”

Pdt Nico Saragih memandu acara Drama di Taman Getsemani.

 “Setelah makan Paskah, Yesus bersama murid murid ke Taman Getsemani untuk berdoa.Tiga kali Yesus Berdoa, tiga kali murid tertidur.

Anak sekolah Minggu bersama Pemuda GKPS Peniel  di malam yang dingin dan gelap merenungkan kembali betapa sengsaranya Yesus Berdoa.

 “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.”

Yesus yang diperankan Pdt Nico Saragih  sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. “Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.”

Didramakan sampai Yesus ditangkap- Yudas mencium Yesus, Petrus menghunus pedang dan memotong telinga Malthus dan sampai ke halaman Iman Besar, ada api unggun-berdiang dan Petrus menyangkal Yesus tiga kali sebelum ayam berkokok. Anak Sekolah Minggu bersama Pdt Nico dan guru guru sekolah Minggu bersama Pemuda setelah api unggun tidur di GKPS Peniel.

Selanjutnya pagi pagi benar hari Jum’at (29/3/2024) anak anak sekolah Minggu bersama sama pemuda dan orang tua yang  hadir di Gereja mendengarkan penjelasan ulang Sengsara Yesus sampai Via Dolo Rosa oleh Penginjil Lamria Sitanggang yang menggunakan alat bantu Film Vidio,  banyak orang tua yang hadir. “Sebelum ke taman Getsemani Berdoa Yesus juga membasuh kaki para murid” diterangkan Penginjil.

Setelah hari agak terang di dalam gereja , anak sekolah Minggu mendramakan penyiksaan kepada Yesus. Membelengu Yesus, membawanya kepada Pilatus-tidak didapati kesalahan, Pilatus membebaskan Barabas oleh tekanan massa, menyalibkan Yesus setelah di cambuk, di olok olok, dipukul kepalanya dengan buluh, di ludahi dan dipaksa memikul salibNya berjalan menuju Bukit Tengkorak. Anak anak sekolah Minggu berteriak salibkan Dia-salibkan Dia.

Yesus yang dalam kali ini diperankan Natan Sipayung  memikul salib berjalan keluar gereja dan  di perjalanan berkali kali tentara memaksa menggantikan memikul salib yang adalah Simon dari Kirene. Yang menggantikan memikul Salib adalah anak sekolah minggu, remaja dan pemuda dan dari orang tua antara tampak  Durvan Saragih, Frisdar Sitio, Andoharman Saragih, Pengantar Jemaat Drs Robinson Damanik  memikul Salib dari Bawah sampai  bukit Golgota.

Tahun ini kata Dra Raidou Purba Ratusan orang jemaat yang mengikuti dari belakang Prosesi Perjalan Memikul Salib dan kaki bukit tepat didepan rumah disambut Ephorus GKPS Pdt Dr Deddy Fajar Purba.

Rute Perjalanan  dari Gedung Pengadilan Sampai Bukit Tengkorak kali ini adalah Jln Pdt J Wismar Saragih, ke Jln Bali, Jln Kain Batik, Uis Gara, Simpang Mayat dan kembali ke Jln J Wismar Saragih, ke kompleks Balai Bolon, Kantor Sinode GKPS ke Bukit depan Rumah Ephorus GKPS.

Tiga anak sekolah Minggu disalibkan.

Penjahat yang dikanan  Yesus Delvin Purba dan kiri Gio Damanik .

Hanya oleh dari Yesus dinyanyikan dengan nyaring oleh semua Anak Sekolah Minggu yang bersujud di bawah Salib dan Liturgi tentang makna Salib, Daging dan Darah Yesus.

Selesai Doa Penutup Oleh Ephorus GKPS Pdt Deddy Fajar Purba, Seksi Bapa GKPS melakukan lomba  mewarnai bagi anak sekolah Minggu.(hp)

 

Tags: jalanperingatansalib
Share88Tweet55SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Inspirasi

HPSI Gelar Sosialisasi Partuturan dan Pakaian Adat Simalungun kepada Siswa SMA GKPS Pamatang Raya Simalungun, Aloling Simalungun Harungguan Purba Simalungun Indonesia (HPSI) merasa terpanggil dan bertanggung jawab dalam mensosialisakan adat dan budaya simalungun kepada generasi penerus bangsa yang merupakan garda terdepan dalam melestarikan adat dan budaya. Bertempat di Gedung Aula SMA GKPS Pamatang Raya pada hari Jumat, 8 Mei 2026 acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum HPSI bapak Mangapul Purba, S.E,M.I.Kom yang juga ketua fraksi PDIP DPRD Sumatera Utara telah berlangsung dengan baik.Dalam sambutannya beliau menyatakan bahwa peradaban bangsa Indonesia tidak terlepas dari Kebudayaan Daerah, kebudayaan menjadi salah satu factor utama dalam pembangunan nasional Peserta sosialisasi terdiri dari Siswa dan Guru SMA GKPS Pematang Raya dibawah kepemimpinan Kepala Sekolah, Julven Purba, S.Pd, dalam sambutannya beliau sangat berterimakasih atas kegiatan ini sehingga dengan kegiatan ini kami semakin memahami bagaimana adat budaya Simalungun itu dilaksanakan pada kehidupan sehari-hari khusunya tentang partuturan Adat Budaya Simalungun yang setiap hari baik dilingkungan keluarga, lingkungan sekolah selalu diterapkan, tata karma bagi kami terkhusus siswa dapat diterapkan sebagaimana lazimnya pada budaya simalungun, demikin juga tentang pemakaian adat dan budaya Simalungun. Diawal acara dilaksanakan acara pangalo-aloan kepada Rombongan HPSI dengan tortor Simalungun yang ditampilkan oleh Siswa SMA GKPS, dilanjutkan dengan ibadah, kemudian acara nasional menyanyikan lagu Indonesia Raya dan acara Sosilasisasi. Rohdian Purba, S,Si,M.Si selaku Sekretaris DPP HPSI yang juga menjadi narasumber dengan Materi Partuturan Adat Budaya Simalungun menjelaskan bahwa pada saat sekarang ini anak-anak milenial sudah banyak tidak memahami tentang partuturan dalam adat budaya simalungun, sekarang ini akibat ketidak pahaman mereka maka banyhak bersalahan pada panggilan terhadap sesama, orangtua dan kerabat keluarga lainnya, bilama mana tidak kita tanamkan, sosialisasikan partuturan simalungun dimaksud dikwatirkan 10 sampai 20 tahun kedepan maka akan tergerus bahkan hilang sehingga berakibatkan hubungan kekerabatan yang baik selama ini akan menjadi masalah yang sangat besar, mengapa misalnya panggilan makela dalam adat simalungun saat ini sudah sering didengar oleh anak nak bukan lagi makela tapi sudah dipanggil kel, panggilang tulang sudah sering kita dengar disapa oleh anak-anak menjadi tul, ini sangat menyalaha, mengapa terjadi hal demikian karena anak-anak tidak memahami sebenarnya bagiamana peran serta Sananina, Tondong dan Boru dalam peradaban adat dan Budaya Simalungun. Bahkan dalam pergaulan sehari hari antara anak-anak kuda yang berajnak dewasa bisa mengkwatirkan dalam menuju jenjang perkawinan dimasa-masa berpacaran, karena dalam adat budaya simalungun walaupun marga berbeda tidak serta merta bisa menikah/kawan misalnya; borunya namboru kita (anak perempuan dari saudara perempuan bapak) itu tidak bisa kita nikahi. Tapi borunya (anak perempuan) dari tulang kita itu bisa dinikahi yang disebut marboru tulang, atau disebut pariban. Demikian jika ibu kita memilki saudara kandung perempuan dan memilki anak perempuan (boru), kita sebagai laki-laki juga tidak bisa menikahinya, hal-hal yang seperti ini juga perlu kita ajarkan kepada generasi milenial sekarang ,apalagi mereka setelah tammat dari Sekolah akan banyak pergi merantau jauh dari orang tua, dengan tidak memahami hal dimaksud diperantauan bisa berakibat tidak baik dalam peradaban budaya simalungun nantinya, dan banyak hal lagi akibatnya jika partururan dalam budaya Simalungun tidak mereka pahami, hal ini yang perlu sejak dini kita samapaikan buat anak-anak. Demikian juga tentang pakaian adat budaya simalungun yang disamapaikan bapak Djapaten Purba, BME bahwa sejak dini perlu ditanamkan kepada anak-anak milenial, karena pada saat ini sudah banyak kita lihat ditengah-tengah masyarakat dalam acara adat budaya simalungun baik suka maupu n duka sudah tidak sesuai lagi dengan sebenarnya, menurut beliau semua pemakaian hiou simalungun itu memiliki arti dan makna khsusus bagi kehidupan sehar-hari, baik itu gotong, bulang suri-suri, ragi cantik dll termasuk tata cara pemakaiannya misalnya jika seorang bapak memakai suri-suri itu berwarna hitam namu jika perempuan memakai suri-suri bisa warna bebas, demikain juga jika sudah memakai gotong, maka wajib memakai suri-suri dan abit/ragi panei atau ragi cantik untuk laki-laki demikian juga perempuan/ inang jika sudah memakai bulang, wajib memakai suri-suri dan abit. Diakhir acara siswa dan guru SMA GKPS Pamatang Raya sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini karena mereka lebih memahami tentang adat budaya simalungun yang bisa mereka terapkan pada kehidupan sehar-hari baik dilingkungan sekolah, keluarga dan kekerabatan dalam lingkungan keluarga mereka, yang diakhiri dengan pemberian cendramata oleh kepala sekolah kepada Ketua Umum HPSI dan kedua narasumber. (rel)

by Redaksi
9 Mei 2026 | 14:54 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Harungguan Purba Simalungun Indonesia (HPSI) merasa terpanggil dan bertanggung jawab dalam mensosialisakan adat dan budaya simalungun kepada...

Read more
Inspirasi

Rohdian Purba : “Kemajuan USI Melekat Keinginan Hati untuk Memajukannya”

by Redaksi
8 Mei 2026 | 16:37 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Terkait untuk memajukan Yayasan Universitas Simalungun diutamakan adanya keinginan hati untuk bekerja maksimal dalam memajukan sekolah dan...

Read more
Inspirasi

Hari Pendidikan Nasional 2026 di SMA Negeri 1 Pematangsiantar,  August Sinaga Tekankan Peningkatan Kualitas Di Dalam Kelas

by Redaksi
2 Mei 2026 | 10:47 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Sumatera Utara (Siantar-Simalungun) Hardiknas tidak hanya sekadar ajang seremonial, tetapi...

Read more
Inspirasi

Bedah Buku Diutus Melintasi Batas, Biografi Marie Claire Barth Frommel

by Redaksi
22 April 2026 | 08:45 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun GMKI Siantar-Simalungun dan STT HKBP P.Siantar menggelar acara Bedah Buku Diutus Melintasi Batas, Biografi Marie Claire Barth...

Read more

Berita Terbaru

Siantar - Simalungun

Pangulu Bandar Betsy Gerak Cepat Selesaikan Polemik Penyaluran BLT

4 Juni 2026 | 10:20 WIB
Regional

Tekan Resiko Kecelakaan Perlintasan Sebidang Kereta Api, Pemko Tebing Tinggi Siapkan Langkah Konkret

3 Juni 2026 | 17:55 WIB
Nasional

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

2 Juni 2026 | 19:24 WIB
Entertainment

Parsadaan Purba Pakpak Boru Panogolan (P3BP) Gelar Rakernas di Siantar  

1 Juni 2026 | 20:17 WIB
Siantar - Simalungun

ASN Pemkab Simalungun Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026: Refleksi Memastikan Pancasila Tetap Menyala

1 Juni 2026 | 20:09 WIB
Entertainment

Erik Tarigan : Anak Siantar Abetnego Tarigan Sangat Perduli dengan Siantar – Simalungun 

1 Juni 2026 | 10:35 WIB
Regional

Pemko Tebing Tinggi Raih Opini WTP Delapan Kali Berturut-Turut, Walikota: Jadikan Motivasi Pembangunan Kota yang Lebih Baik 

29 Mei 2026 | 18:50 WIB
Entertainment

Anak Siantar David Sotar Karter Pardosi Pengusaha Muda  yang Merambah Hingga ke Luar Pulau Sumatera 

28 Mei 2026 | 18:57 WIB
Siantar - Simalungun

Penyembelihan Hewan Qurban Warga Lingkungan III Kelurahan Simarito Berjalan Lancar

28 Mei 2026 | 09:28 WIB
Entertainment

Pengurus Lokal Badan Kerjasama PGI-GMKI Pematang Siantar-Simalungun Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

25 Mei 2026 | 20:53 WIB
Siantar - Simalungun

Terima Kunjungan Pemkab Aceh Utara, Pemkab Simalungun Bantu Penanganan Bencana

25 Mei 2026 | 17:37 WIB
Regional

Perkuat Pelayanan Publik Berbasis Digital, Pemko Tebing Tinggi dan Pemko Tanjung Balai Jalin Kerjasama Strategis

22 Mei 2026 | 20:06 WIB
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun