Aloling Simalungun
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman
Sabtu, 5 September 2026
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
No Result
View All Result
Aloling Simalungun
No Result
View All Result
  • SMSI
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
Home Entertainment

Kenapa Ketupat Identik dengan Lebaran? Ini Sejarah Ketupat di Indonesia

by Redaksi
11 April 2024 | 12:39 WIB
in Entertainment
A A
92
SHARES
115
VIEWS

Sejarah ketupat pertama kali diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga pada abad ke 15 hingga abad ke 16 di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.  Namun, kenapa ketupat identik dengan lebaran?  Ketupat adalah makanan yang menjadi ciri khas saat perayaan Idul Fitri.

Ketupat dimakan dengan berbagai lauk dan makanan pendamping lainnya seperti opor, sambal goreng kentang, maupun daging, dan sebagainya.

Bahan utama ketupat adalah beras yang dimasukkan dalam anyaman janur atau daun kelapa muda berbentuk persegi empat.

Tradisi makan ketupat tersebar di seluruh Indonesia; Apalagi setiap daerah punya cara makan ketupatnya masing-masing. Ketupat sudah menjadi bagian dari budaya makanan Indonesia.

Sejarah Ketupat Sejarah ketupat pertama kali diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga pada abad ke 15 hingga abad ke 16 di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Dikutip dari Journal of Ethnic Foods (Science Direct, Maret 2018) dari Angelina Rianti dan koleganya, Sunan Kalijaga adalah salah satu dari sembilan Walisongo yang berperan dalam penyebaran Islam di Pulau Jawa.

Sunan Kalijaga mengenalkan ketupat melalui Bakda Lebaran dan Bakda Kupat. Bakda Lebaran dirayakan pada hari pertama Idul Fitri dengan cara salat dan silaturahmi yakni berkunjung dan bercengkerama ke kerabat dan sanak saudara.  Sedangkan Bakda Kupat dirayakan seminggu setelah hari Idul Fitri.  Hal itu membuat ketupat sangat erat kaitannya dengan tradisi perayaan dan hari raya Idul Fitri.

Lebaran ketupat Selama Bakda Kupat, hampir setiap rumah terlihat ramai dan masyarakat mulai menganyam daun kelapa dalam bentuk ketupat.  Setelah ketupat matang dan dikeringkan, diberikan kepada tetangga, keluarga, kerabat sebagai simbol kebersamaan.

Masyarakat memasak ketupat dengan bahan dasar nasi yang dibungkus dengan anyaman daun kelapa muda atau “janur” dalam Bahasa Jawa.  Ketupat dimasak dalam air mendidih dalam waktu yang lama, hingga kurang lebih selama 5 jam.  Nasi ketan biasanya digunakan sebagai isian ketupat, dan bisa direndam dalam air yang mengandung daun pandan selama 30 menit sebelum dimasukkan ke dalam bungkus janur untuk memberi rasa pada nasi.

Di Indonesia, ketupat biasanya disajikan dengan beberapa lauk seperti kari ayam, rendang, dan sate.  Seiring berjalannya waktu, ketupat tidak hanya tersebar di Jawa tetapi juga menjangkau seluruh Indonesia dan negara lain, seperti Singapura, Malaysia, dan Brunei.  Hal itu terjadi karena penyebaran agama Islam. Penyebaran agama Islam telah membawa salah satu tradisi budaya, yaitu menyajikan ketupat pada hari raya Idul Fitri.

Nah, itulah sejarah ketupat menjadi makanan khas Lebaran di Indonesia maupun negara lain di Asia Tenggara. (kontan.co.id)

 

Tags: Indonesiaketupatsejarah
Share37Tweet23SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Entertainment

Aklamasi, Rivay Bakkara Kembali Pimpin SMSI Siantar-Simalungun 2026-2029

by Redaksi
10 Agustus 2026 | 15:13 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Secara Aklamasi Rivay Nicholson Bakkara terpilih kembali memimpin Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Pematangsiantar-Kabupaten Simalungun Periode...

Read more
Entertainment

PP 59 Siantar–Simalungun Resmi Dilantik, Siap Bersinergi Membangun Daerah

by Redaksi
18 Juli 2026 | 18:14 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Perintis 59 (PP59) Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun resmi dilantik dalam suasana...

Read more
Entertainment

Berkunjung ke Kecamatan Hatonduhan, Bupati Simalungun Siapkan Program Prioritas

by Redaksi
17 Juli 2026 | 18:26 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih melaksanakan kunjungan kerja ke Nagori Saribu Asi, Kecamatan Hatonduhan pada...

Read more
Entertainment

Berkunjung ke Kecamatan Raya: Bupati Simalungun Luncurkan Program Prioritas

by Redaksi
16 Juli 2026 | 19:59 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun  Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah melaksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan...

Read more

Berita Terbaru

Siantar - Simalungun

APPSI Siap Kerja Sama dengan Pemerintah dalam Tangani PKL

3 September 2026 | 17:54 WIB
Siantar - Simalungun

Kejari Simalungun Peringati HUT Kejaksaan RI ke – 81

2 September 2026 | 16:25 WIB
Inspirasi

Kapolres Pematang Siantar Silaturahmi dengan Tokoh Adat Simalungun. 

2 September 2026 | 08:08 WIB
Inspirasi

HUT ke 62 GKPI Siantar Kota, Partisipasi Jemaat Luar Biasa,  Syabas Mar GKPI

1 September 2026 | 13:58 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun Promosikan Produk Unggulan Daerah di Apkasi Otonomi Expo 2026

28 Agustus 2026 | 18:39 WIB
Regional

Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Pemko Mantapkan Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting 

27 Agustus 2026 | 20:04 WIB
Inspirasi

Menurut Dr.Sarmedi Purba SPOG Sebaiknya Kepemimpinan Prof.Dr.Sarintan Damanik S.hut sebagai Rektor USI Dilanjutkan 

27 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Inspirasi

PMS Simalungun: Jangan Ada Lagi Pejabat yang Tidak Paham, Siantar-Simalungun Adalah Tanoh Simalungun

26 Agustus 2026 | 19:50 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun dan Bank Sumut Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah dan Transformasi Digital

26 Agustus 2026 | 18:42 WIB
Siantar - Simalungun

Bupati Simalungun: Pentingnya Sinergi Pemerintah Pusat, Daerah, BUMN, Dunia Usaha dan Masyarakat

26 Agustus 2026 | 17:37 WIB
Siantar - Simalungun

Launching QRIS Dinamis, QRISPATI dan Smart Cash di Simalungun, Perkuat Wujudkan Digitalisasi Daerah

24 Agustus 2026 | 19:20 WIB
Inspirasi

Ketum HIMAPSI Dian G Purba Tambak MSi Nilai Kapolres Siantar Belum Tunjukkan Pemahaman akan Budaya 

23 Agustus 2026 | 13:05 WIB
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun