Aloling Simalungun
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
No Result
View All Result
Aloling Simalungun
No Result
View All Result
  • SMSI
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
Home Wisata

Museum Simalungun Destinasi Wisata Budaya di Pusat Kota Siantar

by Redaksi
27 Juli 2020 | 06:13 WIB
in Wisata
A A
564
SHARES
705
VIEWS

Museum Simalungun adalah salah satu destinasi Wisata Budaya yang letaknya berada di Pusat Kota Pematangsiantar.

Museum Simalungun berlokasi di Jln Sudirman No 10 Pematangsiantar, berdampingan dengan Mapolres Pematangsiantar dan GKPS Sudirman serta berhadapan dengan Kantor Pos sehingga posisinya strategis dan mudah dijangkau.

Museum Simalungun banyak menyimpan koleksi benda-benda Cagar Budaya yang bernilai sejarah.Jumlah koleksi benda-benda Cagar Budaya di Museum Simalungun berjumlah 860 buah yang seluruhnya tertata rapi dalam vitrine atau lemari pajangan Museum Simalungun.

Drs Djomen Purba Ketua Yayasan Museum Simalungun kepada Aloling Simalungun Senin (27/7) mengatakan biasanya setiap hari ada saja Masyarakat yang berkunjung ke Museum Simalungun.

Belakangan semenjak pendemi covid-19 kunjungan ke Museum Simalungun berkurang jauh bahkan nyaris tidak ada ujarnya.

Diterangkan Drs Djomen Purba masyarakat yang berkunjung ke Museum dari berbagai daerah dan latar belakang bahkan terkadang ada juga turis dari manca negara yang berkunjung ujarnya.

Berbagi koleksi benda cagar budaya tersimpan rapi di Museum Simalungun terdiri dari:

Koleksi Etnografika yaitu : Peralatan Rumah Tangga, Peralatan Pertanian, Peralatan Menangkap Ikan, Peralatan Meramu dan Berburu, Peralatan Pandai Emas dan Pandai Besi, Peralatan Musik dan Tari, Peralatan Pengrajin Tenun.

Bahan-bahannya terbuat dari kayu, rotan, bambu, porselin, tanah liat, tanduk, tulang-tulang, besi tembaga, Kuningan dan bahan-bahan lainnya.

Koleksi Keramikologie terdiri dari berbagai jenis porselin buatan China, Holland dan Spanyol.

Koleksi Numiematika terdiri dari berbagai mata uang seperti mata uang Indonesia, Belanda, Jepang dan lain-lain.

Koleksi Naskah Kuno ( Old Manuscript) terbuat dari kulit kayu Alim dan bambu ayan.

Naskah Kuno menyimpan berbagai aspek ilmu pengetahuan seperti astrologi dan astronomi serta ramuan tradisional.

Koleksi Arkeologi yang terdiri dari aneka arca yang terbuat dari batu, perunggu dan Kuningan.

Koleksi Hand Craft yakni koleksi karya seni berupa arca dan ornament yang bahannya terbuat dari kayu dan bambu.

Pada kesempatan tersebut Drs Djomen Purba memberikan pesan kepada kaum muda kaum milineal bahwa dengan berkunjung ke Museum Simalungun kita dapat menemukan sejarah dan budaya bangsa Indonesia yang beragam dan mampu menyatukan berbagai suku bangsa dalam bingkai NKRI.

Mengenal benda-benda yang ada di Museum akan menimbulkan rasa kenal lebih lanjut, mengenal sudah dapat menjelaskan apa, bagaimana, dimana, siapa, kapan benda itu dibuat.

Memahami, jangan salah paham benda ini dibuat penciptanya untuk kebaikan manusia penggunanya ujar Drs Djomen Purba.

Dijelaskan Drs Djomen Purba bahwa Museum Simalungun dibangun pada tanggal 10 April 1939 oleh Raja-Raja Simalungun dengan menggunakan biaya sebesar 1.650 Gulden dan diresmikan pada tanggal 30 April 1940.

Tujuan membangun Museum Simalungun adalah untuk menjaga benda-benda Cagar Budaya yang bernilai sejarah dan budaya agar tidak lenyap ditelan zaman.

Drs Djomen Purba menjelaskan bahwa sejak tanggal 7 Juni 1955 Museum Simalungun dikelola Yayasan Museum Simalungun.

Hingga saat ini biaya perawatan dan pemeliharaan Museum Simalungun diharapkan dari sumbangan Pengunjung dan Pemerintah Kota Pematangsiantar dan Pemerintah Kabupaten Simalungun.

Disamping koleksi benda cagar budaya Museum Simalungun juga menyediakan buku-buku seperti Kamus Simalungun, Buku Paradatan Simalungun, Buku Uhir dan Ornamen Simalungun, Buku Doding/Umpasa Simalungun, Buku terjemahan Lak-Lak Simalungun Indonesia dan Inggris dan Buku Sejarah Kerajaan Siantar Sang naualuh yang dapat dijual.

Museum Simalungun bisa menjadi pilihan menjadi destinasi Wisata Budaya apalagi letaknya letaknya yang strategis dan agar masyarakat semakin mengetahui sedikit banyaknya tentang budaya Simalungun. (HTP/GUS

Tags: museumsimalungunWisata
Share226Tweet141SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Candi Muaro Jambi yang menjadi candi perpaduan Hindu-Buddha se-Asia Tenggara juga merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya (Eddy Purwanto/NurPhoto via Getty Images)
Wisata

Sejarah Kemunduran Kerajaan Sriwijaya dan Bangkitnya Kerajaan Malayu

by Redaksi
20 Juli 2021 | 02:43 WIB
0

Aloling Simalungun - Kerajaan Sriwijaya adalah salah satu Kerajaan bercorak Hindu Buddha yang pernah berdiri di Indonesia. Kerajaan ini dipercaya...

Read more
Wisata

Kadis Pariwisata Siantar Kusdianto SH: “Pemandian Pulau Batu Siantar Destinasi Wisata yang Alami’

by Redaksi
29 Maret 2021 | 09:19 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Pemandian Pulau (Pulbat) adalah salah satu destinasi wisata bagi masyarakat Siantar bahkan luar Siantar. Pulbat yang berlokasi...

Read more
Wisata

Focus Farm Tempat Rekreasi Sambil Belajar Bisnis Pertanian

by Redaksi
27 November 2020 | 06:28 WIB
0

Karo, Aloling Simalungun Suasana sejuk dengan pemandangan gunung Sinabung, Focus Farm layak untuk dikunjungi. Selain berekreasi, kawasan daerah pertanian tanaman...

Read more
Wisata

Kawah Putih Ciwidey, Destinasi Wisata Alam Dengan Harga Tiket Masuk Terjangkau

by Redaksi
3 November 2020 | 14:16 WIB
0

Aloling Simalungun. Kawah Putih Ciwidey merupakan destinasi wisata alam dengan harga tiket masuk terjangkau. Tempat wisata ini berlokasi di Jalan...

Read more

Discussion about this post

Berita Terbaru

Siantar - Simalungun

Bupati Simalungun Terima Kunjungan Silaturahmi Pengurus MUI, Bahas Hari Santri dan Pengukuhan MUI

5 Oktober 2026 | 18:09 WIB
Entertainment

Bupati Simalungun Tutup Karya Hita Festival 2026: Awal Perluasan Pasar yang Lebih Luas

5 Oktober 2026 | 13:55 WIB
Entertainment

Dr.M, Zein Mpd.i Pimpin UISU Siantar-Simalungun Periode 2026-2030

3 Oktober 2026 | 17:30 WIB
Entertainment

Pembangunan Tembok SMP Negeri 1 Jawa Maraja Bah Jambi Mantap

3 Oktober 2026 | 16:50 WIB
Regional

Dampingi Komisi V DPR-RI Tinjau Tanggul Sungai Padang, Wali kota Tebing Tinggi Apresiasi Perhatian Pemerintah Pusat dan DPR-RI 

2 Oktober 2026 | 19:32 WIB
Inspirasi

Fragmen Teaterikal Peristiwa Bandar Betsy Mengheningkan Ribuan Masyarakat di Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

1 Oktober 2026 | 20:57 WIB
Siantar - Simalungun

Tuntas Dieksekusi, Kejari Simalungun Musnahkan Barang Bukti dari 44 Perkara Inkracht 

30 September 2026 | 20:03 WIB
Siantar - Simalungun

Tujuh Fraksi DPRD Setujui Ranperda P-APBD 2026, Bupati Simalungun Tekankan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

30 September 2026 | 19:10 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun: Pelayanan Kesehatan Jemput Bola, Pastikan Warga Tak Tertinggal

30 September 2026 | 17:04 WIB
Entertainment

Pengurus PD Al Washliyah Kabupaten Simalungun Resmi Dilantik 

30 September 2026 | 16:16 WIB
Regional

Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia Wali Kota Tebing Tinggi Tegaskan 4 Komitmen Penting 

29 September 2026 | 19:54 WIB
Siantar - Simalungun

TP PKK Simalungun Gelar Pertemuan Rutin: Evaluasi, Perkuat Soliditas, dan Siapkan Nagori Percontohan Tahun Depan

29 September 2026 | 17:41 WIB
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun