Aloling Simalungun
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman
Minggu, 6 September 2026
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
No Result
View All Result
Aloling Simalungun
No Result
View All Result
  • SMSI
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
Home Inspirasi

Sedekah Setengah Mati

Oleh : Asmen,S.Pd.,MM

by Redaksi
23 April 2021 | 02:20 WIB
in Inspirasi
A A
38
SHARES
47
VIEWS

SEORANG ibu berujar dalam hati , bahwa ia akan bersedekah untuk para gelandangan/ pengemis di pasar, jika menjelang lebaran nanti benar- benar THR (Tunjangan Hari Raya) dibayarkan oleh perusahaan dimana ia bekerja. Begitu harapnya ia akan kedatangan THR tersebut, sampai ia berjanji bersedekah sebesar Rp. 300.000,- untuk pengemsi dimaksud. Menurut kabar angin THR dibayar seminggu sebelum lebaran sebesar satu setengah gaji pokok.

Niatnya bersedekah begitu matang, maklum bulan Ramadhan begitu besar nilai kebaikannya bila disbanding bersedekah pada bulan- bulan yang lain. Lagi pula sedekah sebesar itu tidak akan mengurangi belanja kebutuhan sehari- hari dan kebutuhan lebaran, karena pakaian anak-anak juga sudah dibeli jauh-jauh hari sebelum puasa, untuk menghindari naiknya harga – harga sandang maupun pangan di bulan Ramadhan. Karena sudah menjadi tradisi di negeri ini, jika mendekati hari- hari besar keagamaan semua barang langsung tancap gas harga naik.

Niat bersedekah semakin bulat sebesar Rp. 300,000 buat fakir yang ada di pasar. Hari yang ditunggu- tunggu hadirnya THR pun tiba, benar saja seminggu menjelng lebaran THR cair sebesar satu setengah bulan gaji atau sekitar Rp. 6.000.000.-
Namun ketika ia menerima THR sebesar itu, hatinya mulai terasuki syetan kikir menggelayut di dada.

Hatinya bergejolak. Lalu ia mulai menghitung- hitung besaran sedekah untuk fakir di pasar seperti yang ia maksudkan. Tarik ulur pikiran kikir dan sedekah terus saja mengganggu.

“Sedekah sebesar itu sudah terlalu besar, maka separuhnya saja itu sudah cukup,, yaitu Rp. 150000 saja. Tak sedekah juga tak mengapa, orang lain juga tak kelihatan sedekah.Ini mau lebaran banyak kebutuhan yang mendesak untuk perayaan hari besar itu, ini hari raya lho” kata hatinya yang dipengaruhi Iblis barangkali.

“Ingat kesempatan bersedekah kadang tidak terulang lagi. Bukankah kamu sudah berjanji untuk bersedekah. Sedekahmu pada hakikatnya untuk kebaikanmu juga, lakukanlah” kata hati yang mungkin dipengaruhi oleh Malaikat.

Keesokan harinya sang ibu hendak ke pasar sambil berbelanja kebutuhan dapur ia akan bersedekah seperti yang ia niatkan, namun pikirannya tetap berkecamuk tentang besaran sedekah itu.

Sambil naik tangga angkot yang ia hentikan di depan rumahnya untuk menuju pasar, pikirannya memutuskan, bahwa sedekah menjadi setengahnya yaitu Rp. 150000 saja.

Belum juga tenang hatinya di atas angkot, sebab pikiran terus berkecamuk menggoda untuk menurunkan besaran sedekah. Angkot berhenti tepat di pelataran pasar, hati sang ibu masih galau. Dilihat banyak barang- barang baru yang di dasarkan para pedagang di pasar.

Besaran sedekah mulai goyah lagi, sambil berguman lirih, “ah cukup Rp. 100.000 saja nanti sambil pulang di berikan ke pengemis”.

Mondar- mandir pilih sana- pilih sini sang ibu mengumpulkan kebutuhan dapur dan kebutuhan lainnya yang sebenarnya tak direncanakan juga terbeli.

Setelah satu jam lebih sang ibu merasa sudah cukup, dan benar saja ia menyisakan Rp. 100,000, namun ia lupa, bahwa ia pulang juga masih butuh ongkos sebesar Rp. 20000,- Wah berarti sedekah tinggal Rp.80000. Sambil melangkah yakin menuju parkiran angkot yang biasa ia naiki dan di sana pula biasanya para kaum dhu’afah (pengemis) mangkal.

Ia terperanjat, bahwa si bungsu tadi berpesan minta dibelikan makanan untuk buka puasa, sudah menjadi kesukaan si bungsu berbuka dengan es buah alias es campur. Ternyata total pengeluaran menyisakan Rp.30000 saja. Nah yang tiga puluh ribu itulah yang akhirnya menjadi nilai real ia bersedekah untuk fakir di pasar. Sedekah sebesar itu saja masih perlu perjuangan panjang berhari, hingga perang syaraf sendiri, mengakibatkan beberapa malam tak dapat tidur nyenyak.

Ulama menyatakan, bahwa suara hati yang pertama itulah suara hati yang bersih, maka bila kita dengar suara hati selanjutnya, ia sudah bercampur.

Mungkin bercampur suara yang lain. Maka bersegeralah melakukan kebaikan, jangan tunggu sampai muncul suara- suara yang menjadikan kita ragu atau gamang dalam melakukan kebaikan.

“ Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa” (QS: Ali Imran 133).

Bersegera kepada ampunan Allah dapat dimaknai untuk bersegera melakukan kebaikan, jangan tunggu besok atau lusa, disamping kesibukan yang berbeda juga dapat mengakibatkan banyak pertimbangan yang akhirnya menurunkan semangat berbuat baik. (***)

Asmen, S.Pd.,MM : Pengawas SMK Kemendikbud Sumatera Utara dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Dolok Maraja, Tapian Dolok, Simalungun

Tags: kematiansedekahsetengah
Share15Tweet10SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Inspirasi

Kapolres Pematang Siantar Silaturahmi dengan Tokoh Adat Simalungun. 

by Redaksi
2 September 2026 | 08:08 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Kapolres Pematang Siantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak bersilaturahmi dengan Tokoh Adat Simalungun Senin 31 Agustus...

Read more
Inspirasi

HUT ke 62 GKPI Siantar Kota, Partisipasi Jemaat Luar Biasa,  Syabas Mar GKPI

by Redaksi
1 September 2026 | 13:58 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Partisipasi warga Jemaat GKPI Jemaat Khusus Siantar Kota sungguh luar biasa pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT)...

Read more
Inspirasi

Menurut Dr.Sarmedi Purba SPOG Sebaiknya Kepemimpinan Prof.Dr.Sarintan Damanik S.hut sebagai Rektor USI Dilanjutkan 

by Redaksi
27 Agustus 2026 | 10:00 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Menurut saya kepemimpinan Prof Sarintan Damanik S.hut sebagai Rektor Universitas Simalungun (USI) baiknya diteruskan karena selama ini...

Read more
Inspirasi

PMS Simalungun: Jangan Ada Lagi Pejabat yang Tidak Paham, Siantar-Simalungun Adalah Tanoh Simalungun

by Redaksi
26 Agustus 2026 | 19:50 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Dewan Pimpinan Cabang Partuha Maujana Simalungun (DPC-PMS) meminta agar tidak ada lagi pejabat di wilayah Siantar-Simalungun yang...

Read more

Discussion about this post

Berita Terbaru

Siantar - Simalungun

APPSI Siap Kerja Sama dengan Pemerintah dalam Tangani PKL

3 September 2026 | 17:54 WIB
Siantar - Simalungun

Kejari Simalungun Peringati HUT Kejaksaan RI ke – 81

2 September 2026 | 16:25 WIB
Inspirasi

Kapolres Pematang Siantar Silaturahmi dengan Tokoh Adat Simalungun. 

2 September 2026 | 08:08 WIB
Inspirasi

HUT ke 62 GKPI Siantar Kota, Partisipasi Jemaat Luar Biasa,  Syabas Mar GKPI

1 September 2026 | 13:58 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun Promosikan Produk Unggulan Daerah di Apkasi Otonomi Expo 2026

28 Agustus 2026 | 18:39 WIB
Regional

Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Pemko Mantapkan Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting 

27 Agustus 2026 | 20:04 WIB
Inspirasi

Menurut Dr.Sarmedi Purba SPOG Sebaiknya Kepemimpinan Prof.Dr.Sarintan Damanik S.hut sebagai Rektor USI Dilanjutkan 

27 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Inspirasi

PMS Simalungun: Jangan Ada Lagi Pejabat yang Tidak Paham, Siantar-Simalungun Adalah Tanoh Simalungun

26 Agustus 2026 | 19:50 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun dan Bank Sumut Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah dan Transformasi Digital

26 Agustus 2026 | 18:42 WIB
Siantar - Simalungun

Bupati Simalungun: Pentingnya Sinergi Pemerintah Pusat, Daerah, BUMN, Dunia Usaha dan Masyarakat

26 Agustus 2026 | 17:37 WIB
Siantar - Simalungun

Launching QRIS Dinamis, QRISPATI dan Smart Cash di Simalungun, Perkuat Wujudkan Digitalisasi Daerah

24 Agustus 2026 | 19:20 WIB
Inspirasi

Ketum HIMAPSI Dian G Purba Tambak MSi Nilai Kapolres Siantar Belum Tunjukkan Pemahaman akan Budaya 

23 Agustus 2026 | 13:05 WIB
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun