Aloling Simalungun
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
No Result
View All Result
Aloling Simalungun
No Result
View All Result
  • SMSI
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
Home Inspirasi

Plt Wali Kota Menuju Wali Kota Siantar

Catatan: Imran Nasution

by Redaksi
21 Maret 2022 | 07:19 WIB
in Inspirasi
A A
https://asset.barak.id/2026/10/VID-20261020-WA0001.mp4
ADVERTISEMENT
130
SHARES
163
VIEWS

Judul tulisan di atas memang berkaitan dengan status Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota dengan Wali Kota defenitif. Namun, tujuannya bukan ingin cari udara segar untuk disebar ke delapan penjuru angin hingga akhirnya opini jadi liar.

Judul tulisan di atas bukan untuk menggelitik orang ring satu atau dua, simpatisan, penggembira, “panglima talam” dan orang sok dekat, atau apapun namanya supaya terangsang riang. Karena, setelah defenitif punya fasilitas plus dibanding Plt.

Judul tulisan di atas jelas berbau politik karena Wali Kota dipilih sesuai proses politik. Bahkan, pengusulan menjadi defentifif juga berbau politik karena diusulkan legislatif sebagai lembaga politik. Setelah rapat paripurna yang jadwalnya belum jelas, hasilnya diteruskan kepada Gubsu yang telah menyurati DPRD Siantar untuk melakukan paripurna itu.

Biasanya dan sudah biasa, politik memiliki kandungan yang berbeda dengan rahim sebagai wadah pembuahan hasil kerja sama kepentingan berlainan jenis. Sedangkan kandungan, wadah penyemai kepentingan sejenis. Baik kepentingan semusim, kepentingan musim-musiman atau malah kepentingan tingkatkan “nilai tawar”.

Ketika kepentingan masih sama, jalan selalu bergandengan menuju satu tujuan. Tapi, saat kepentingan telah berbeda karena ada menyalakan kompor, jalan bergandengan tak satu tujuan lagi. Sehingga, para badut jadi tertawa meski lakon yang diperankan tidak lucu.

Pada satu kesempatan, Plt Wali Kota dr Hj Susanti Dewayani mengaku tidak punya agenda 100 hari kerja untuk memajukan Siantar. Tapi, kalau status Wali Kota defentif, tentu diketahui bagaimana mewujudkan Siantar “Sehat, Sejahtera dan Berkualitas”, sebagai visi misi yang saat ini masih di atas kertas.

Disebut masih di atas kertas karena belum dituangkan pada Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) yang disahkan melalui Peraturan Daerah. Paling lambat 6 bulan setelah kepala daerah dilantik. Sesuai amanah UU No 25 Tahun 2004.

Sementara, RPJM adalah arah pembangunan daerah. Membuat arah kebijakan keuangan, strategi pembangunan, kebijakan umum, program dan lintas Organisai Perangkat Daerah (OPD), program kewilayahan disertai rencana kerja dan kerangka pendanaan bersifat indikatif.

Sejatinya, visi dan misi itu berawal dari pilihan kata-kata yang diuntai menjadi kalimat untuk menghiasi lembaran-lembaran harapan. Namun tetap menggambarkan karakteristik Kota Siantar berpenduduk majemuk.

Kemudian, visi dan misi yang katanya harus diterapkan dengan semangat 5S ”Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun” itu, tentu tidak sulit diserap Wali Kota yang dispilin ilmunya bukan ilmu politik. Tapi, karena memang lebih dulu didalami, tentu paham bagaimana menindaklanjutinya.

Untuk itu, Wali Kota wajib mempersiapkan pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mampu bersinergis dengan sesama agar koordinasi tidak kendor. Sehingga apa yang sudah ditargetkan juga tidak molor.

Artinya, jangan Wali Kota sudah tekan gas, OPD masih parkir. Bahkan parkir di lokasi terlarang. Sementara, visi dan misi itu harus berada di tanah tempat berpijak. Tidak melayang di awang-awang bagai layangan putus benang hingga akhirnya jatuh ke laut tak bertepi.

Tapi, seindah atau semerdu apa visi misi disuarakan dari atas mimbar, kaum marginal yang banting tulang, peras keringat sampai kelat demi sejengkal perut, terlalu awam memahami atau mengerti visi dan misi itu dari A sampai Z.

Kaum marginal yang memilih Wali Kota melawan kotak kosong itu, tak perlu pula mengetahui teori apa dan bagaimana managemen Wali Kota bersama pejabat OPD menyelesaikan masalah Siantar tanpa masalah, seperti tagline Pegadaian.

Sehingga, Wali Kota mampu mendiagnosa penyakit atau wabah apa yang menggejala di Siantar. Selanjutnya, tidak akan salah suntik mengobati demam karena bisul. Tidak salah resep kepada yang kepalanya pening karena linglung.

MELAWAN LUPA

Visi dan misi akan mengecewakan kalau hanya di ujung lidah. Sebab, “Sehat, Sejahtera dan Berkualitas”, juga milik kaum margial. Bukan hanya milik pejabat, orang ring satu atau dua Wali Kota, simpatisan, penggembira, “panglima talam” dan orang sok dekat, atau apapun namanya yang butuh diperhatikan.

Lantas, sangat bersahaja apabila Plt disegerakan menjadi defenitif meski semua perlu lobi sebagai seni berpolitik agar sampai pada pantai harapan. Sehingga, Wali Kota yang tidak anti kritik, tidak mengayuh bahtera sendirian. Tetapi, punya pasangan untuk sharing mencari solusi ketika menghadapai masalah. Apalagi di pemerintahan, ada Kursi Satu dan ada Kursi Dua.

Namun, dari mana pun sosok yang akan menduduki Kursi Dua itu datang, pastinya harus sederap dalam melangkah dengan yang duduk di Kursi Satu. Sejajar atau seiring seperti rel menuju satu arah tujuan agar tidak dingklang.

Artinya, jangan Wali Kota makan cempedak, Wakil Wali Kota malah makan nangka yang getahnya mengenai rakyat sebagai anak kandung Wali Kota pada Pilkada lalu. Sedangkan Wakil Wali Kota adalah “bapak angkat” rakyat yang pemilihannya didelegasikan melalui DPRD sebagai lembaga legislatif.

Plt Wali Kota wajar segera defenitif. Sehingga dapat menggunakan dana bersifat indikatif untuk mengekspresikan berbagai program startegis demi kepentingan rakyat sebagai “anak kandung”, Tapi, kalau demi kepentingan lain di luar visi dan misi, perlu diingatkan bahwa jabatan itu adalah amanah, punya batas waktu.

Lantas, sukses atau gagal seorang pemimpinan mewujudkan Siantar lebih baik, pers sebagai pilar keempat demokrasi, akan menulisnya pakai huruf kapital tebal. Mengajak rakyat untuk melawan lupa. (Penulis, Alumni Fisip Komunikasi UISU Medan)

Tags: defenitifmenujuwalikotasiantar
Share52Tweet33SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Inspirasi

Greenpeace: Krisis Iklim Tekan Daya Beli di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran 

by Redaksi
20 Oktober 2026 | 12:02 WIB
0

Jakarta, Aloling Simalungun Greenpeace Indonesia menyoroti dampak krisis iklim terhadap daya beli masyarakat selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto...

Read more
Inspirasi

Kabut Asap Mengepung Pematangsiantar Dan Simalungun, GMKI Desak Langkah Nyata Bukan Sekedar Himbauan!

by Redaksi
15 Oktober 2026 | 13:27 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun mendesak Pemerintah Kota Pematangsiantar dan Pemerintah Kabupaten Simalungun agar segera...

Read more
Inspirasi

Pembangunan Tembok Pagar SMP Negeri 2 Girsang Sipangan Bolon Disambut Positif Warga

by Redaksi
13 Oktober 2026 | 15:43 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Pembangunan tembok pagar SMP Negeri 2 Girsang Sipangan Bolon disambut positif warga dinilai bisa semakin meningkatkan kualitas...

Read more
Inspirasi

Fragmen Teaterikal Peristiwa Bandar Betsy Mengheningkan Ribuan Masyarakat di Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

by Redaksi
1 Oktober 2026 | 20:57 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Peristiwa kelam yang terjadi di Bandar Betsy, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun pada tahun 1965 terkait Gerakan...

Read more

Discussion about this post

Berita Terbaru

Inspirasi

Greenpeace: Krisis Iklim Tekan Daya Beli di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran 

20 Oktober 2026 | 12:02 WIB
Siantar - Simalungun

Jaga Kesehatan Masyarakat, Pemkab Simalungun Lakukan Pengujian Kualitas Udara di Sejumlah Wilayah

20 Oktober 2026 | 08:21 WIB
Entertainment

Rehab Bangunan  SD Negeri 098145 Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas Disambut Positif 

19 Oktober 2026 | 15:21 WIB
Siantar - Simalungun

Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Pemerintah Pusat Atas Revitalisasi Belasan SD dan SMP 

19 Oktober 2026 | 10:44 WIB
Siantar - Simalungun

Bupati Simalungun Resmikan Rumah Peradaban Tahfiz Qur’an Haji Dr. Sugiat Santoso di Peringatan Haul ke-17 Tuan Guru Batak

19 Oktober 2026 | 08:30 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun Seriusi Perbaikan Jalan Penghubung Huta Bayu Raja–Bosar Maligas

17 Oktober 2026 | 18:47 WIB
Siantar - Simalungun

Hadiri Pelantikan Pengurus KORMI Simalungun, Bupati Ajak Berkolaborasi Bangun Masyarakat Yang Sehat Secara Utuh

17 Oktober 2026 | 10:28 WIB
Siantar - Simalungun

Dukung Pengembangan PLTS dan BESS, Bupati Simalungun Berharap Dapat Berikan Kontribusi PAD

16 Oktober 2026 | 07:44 WIB
Inspirasi

Kabut Asap Mengepung Pematangsiantar Dan Simalungun, GMKI Desak Langkah Nyata Bukan Sekedar Himbauan!

15 Oktober 2026 | 13:27 WIB
Regional

Wujudkan Lingkungan Kerja Bersinar, Pemko Tebing Tinggi akan Gelar Tes Urin Bagi Seluruh ASN

15 Oktober 2026 | 12:32 WIB
Siantar - Simalungun

Pengajian Sahabat Qur’ani TP PKK Simalungun Berlangsung Penuh Khidmat, Bupati Apresiasi Hafizah 30 Juz

15 Oktober 2026 | 11:12 WIB
Regional

Terima Audiensi PLN, Wali Kota Tebing Tinggi Minta Percepatan Listrik Kolam Renang Pemko dan Penerangan Jalan 

15 Oktober 2026 | 11:03 WIB
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun