Aloling Simalungun
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman
Selasa, 25 Agustus 2026
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
No Result
View All Result
Aloling Simalungun
No Result
View All Result
  • SMSI
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
Home Inspirasi

Antara 1001 Usulan & 1001 Malam

Catatan: Imran Nasution

by Redaksi
18 April 2022 | 04:52 WIB
in Inspirasi
A A
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT
43
SHARES
54
VIEWS

Masyarakat Siantar, apalagi masyarakat kelas sendal jepit tentu tidak memahami tentang “1001 Usulan”. Karena yang memahaminya hanya kalangan tertentu dari lingkungan Pemko Siantar. Itupun yang mengurusi soal perencanaan pembangunan Siantar 2023 mendatang.

Pastinya, tentang “1001 Usulan” yang mencuat bulan lalu dan mungkin nyaris terlupa itu, merupakan aspirasi masyarakat melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan. Kemudian, diusung lagi ke tingkat kecamatan. Baik berbentuk pembangunan fisik maupun non fisik.

Selanjutnya, pada Maret 2022 lalu, disampaikan kepada Pemko Siantar dan dikumpul melalui Musrenbang Rencana Kerja Pimpinan Daerah (RKPD) di tingkat kota tahun 2022 dengan tema, “Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”. Kemudian, akan ditindaklanjuti menjadi pembangunan dengan menggunakan dana APBD Siantar 2023.

Perlu diketahui, “1001 Usulan” itu berbeda dengan “1001 Malam” yang identik dengan kota Bagdad di Irak sebagai “Negeri 1001 Malam”, berdiri tahun 762 silam. Menyimpan banyak budaya dan melahirkan para pemikir. Bahkan, karena menjadi tonggak sejarah terhadap disain sebuah kota, pernah disebut kota paling beradab di muka bumi.

Tapi, itu dahulu kala. Akibat kejamnya perang, bombardier tentera AS di masa rezim Sadam Husein membuat pesona Negeri 1001 malam itu hilang. Gemerlap Bagdad meredup. Bahkan, saat ini identik sebagai kota tak beradab karena kasus kriminalnya tertinggi di dunia.

Sekarang, dengan adanya abraksi tentang “1001 Malam” dengan “1001 Usulan”, berarti membahas “Negeri 1001 Malam” Bagdad yang dibelah sungai Tigris tidak penting. Lebih penting membahas “1001 Usulan” karena berkaitan langsung dengan kota Siantar yang dibelah sungai Bah Bolon.

Pada suatu kesempatan, temannya teman saya teringat dengan Musrenbang tingkat kelurahan. Dihadiri pejabat tingkat RT/RW, paling banter Camat atau mewakili. Berlangsung di kantor kelurahan. Masyarakat sebagai peserta duduk di kursi kayu, disajikan kue atau roti dan air mineral ala kadarnya.

Dari Musrenbang Kelurahan, usulan digiring ke Musrenbang Kecamatan yang dihadiri Camat, anggota dewan dan Plt Wali Kota atau diwakilkan. Lokasi dan kue yang disajikan tentu lebih baik dibanding dari Musrenbang tingkat kelurahan .

Pada acara pembukaan, Camat memaparkan berapa banyak usulan dari Musrenbang sejumlah kelurahan. Selanjutnya, anggota dewan melalui sambutannya menekankan agar Musrenbang tidak hanya acara rutinitas tahunan. Artinya, usulan masyarakat harus dicermati dengan seksama untuk kemudian dibawa ke Musrenbang tingkat kota.

Pastinya, suasana Musrenbang tingkat kelurahan dan kecamatan yang digelar di ruangan tanpa AC, berbeda dengan Musrenbang tingkat kota yang berlangsung di ruangan ber AC, lengkap dengan kue kotak dan nasi kotak berkualitas.

Namun, tentang 1001 Usulan yang sudah diverifikasi dan divalidasi tentu akan terlupa kalau tidak diingat-ingatkan meski banyak akan dibuang kalau tidak punya benang merah dengan visi dan misi Wali Kota “Sehat, Sejahtera dan Berkualitas”.

Apalagi besaran APBD Siantar 2023 terbatas dan tidak mampu menampung semua usulan.

Sebenarnya dan bukan mengada-ada, antara 1001 Malam dengan 1001 Usulan, jelas tidak punya benang merah atau hubungan meski bisa dihubung-hubungkan. Dan, antara keduanya bisa saling bernasib serupa. Sama-sama lenyap akibat suatu keinginan yang dipaksa.

Kalau gemerlap Bagdad sebagai Negeri 1001 Malam telah lenyap dengan gencarnya bombardier, 1001 Usulan yang berasal dari rakyat (butonup) juga berpotensi dan sangat memungkinkan lenyap juga ditimpa gencarnya usulan pejabat. Termasuk harus mengedepankan visi dan misi Wali Kota (topdown) sebagai hutang politik.

Selain itu, bukan mustahil para wakil rakyat lupa dengan apa yang pernah diketahui melalui Musrenbang pada bulan Maret 2022 lalu itu. Ditambah lagi adanya pokok pikiran (Pokir) para personel di lembaga legislatif untuk ditampung pada APBD Siantar 2023 mendatang.

Memang, lain padang lain belalang. Analoginya, lain Wali Kota lain visi dan misi sebagai hutang politik untuk direalisasikan, karena memang punya pandangan berbeda dalam memajukan kota sesuai sisi pandang masing-masing.

Lebih simpelnya lagi, kalau Wali Kota sebelumnya yang masa jabatannya telah berakhir, punya visi dan misi “Mantap, Maju Jaya,”. Sekarang, Plt Wali Kota yang akan menjadi Wali Kota setelah defenitif, ”Sehat, Sejahtera, Berkualitas”.

Namun, meski berbeda, bukan hal haram atau tak perlu gengsi melanjutkan program sebelumnya yang sudah baik untuk diolah Wali Kota pengganti menjadi lebih baik lagi. Sehingga, ego memang harus dikesampingkan demi kepentingan bersama. Karena, belum tentu apa yang akan dilakukan Wali Kota sekarang semuanya benar apalagi semuanya baik.

PENUTUP

Kalau 1001 usulan lebih dari setengah yang dibuang apalagi anggaran dalam APBD 2023 sangat terbatas, muncul pertanyaan, efektifkah Musrenbang yang dilakukan melalui tingkat kelurahan, kecamatan dan tingkat kota yang telah menghabiskan dana itu?.

Memang, Musrenbang harus dilakukan sesuai amanah UU No 25 tahun 2004 dan UU No 23 tahun 2014. Tapi, bagaimana caranya agar usulan dari tingkat kelurahan dan kecamatan tidak asal tamping hingga akhirnya banyak dibuang masuk tong sampah.

Artinya, perlu formulasi baru agar usulan tidak banyak terbuang dan rakyat tidak tanda tanya dikemanakan usulan mereka setelah mengetahui tidak dialokasikan pada APBD 2023?.

Kalau tidak ada formulasi baru dan masih tetap menggunakan teori lama “asal tampung”, berarti Musrenbang dapat disebut serimonial belaka. Sehingga, antara “1001 Usulan” setali tiga uang dengan “1001 Malam”. Karena, akan sama-sama hilang ditelan waktu. (Penulis, Alumni Fisip Komunikasi UISU Medan)

Tags: 1001malamantara1001dengan
Share17Tweet11SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Inspirasi

Ketum HIMAPSI Dian G Purba Tambak MSi Nilai Kapolres Siantar Belum Tunjukkan Pemahaman akan Budaya 

by Redaksi
23 Agustus 2026 | 13:05 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (DPP HIMAPSI) Dian G Purba Tambak, MSi...

Read more
Inspirasi

Anggota Dewan Pembina USI Dr. (Hc) Minten Saragih : Rektor dan Pengurus Yayasan USI adalah Mereka yang Paham Pendidikan 

by Redaksi
13 Agustus 2026 | 20:50 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Siapapun yang ingin menjadi Rektor atau Pengurus di Universitas Simalungun adalah mereka yang Paham bidang pendidikan, ucap...

Read more
oppo_1026
Inspirasi

Ditetapkan, Tiga Orang Calon Rektor USI 2026-2030 : Dr.Rohdearni Wati Sipayung M.Hum, Dr.M.Ade Kurnia Harahap,MT, Prof.Dr.Sarintan Efratani Damanik S.Hut.

by Redaksi
10 Agustus 2026 | 12:09 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Tiga Orang Bakal Calon Rektor Universitas Simalungun (USI) masa jabatan 2026-2030 yaitu  Dr.Rohdearni Wati Sipayung M.Hum, Dr.M.Ade...

Read more
Inspirasi

Penjaringan Pengurus dan Pengawas Yayasan USI Ditutup Yang Mendaftar 14 Bakal Calon Pengurus dan 8 Bakal Calon Pengawas 

by Redaksi
30 Juli 2026 | 18:43 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Sebanyak 14 orang Bakal Calon Pengurus dan 8 Bakal Calon Pengawas Yayasan Universitas Simalungun (USI) telah mendaftar...

Read more

Discussion about this post

Berita Terbaru

Inspirasi

Ketum HIMAPSI Dian G Purba Tambak MSi Nilai Kapolres Siantar Belum Tunjukkan Pemahaman akan Budaya 

23 Agustus 2026 | 13:05 WIB
Regional

Yonif TP 905–Nommensen Bersinergi Mengembangkan Potensi Garam Rakyat untuk Ketahanan Pangan

22 Agustus 2026 | 20:42 WIB
Regional

SMSI Sumut Apresiasi Tim Riset UMA dan UISU Terkait Implementasi SEO Hasilkan Desain Model UKW Media Siber

22 Agustus 2026 | 16:14 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun Jadi Tuan Rumah Launching Pemutakhiran Data Keluarga Provinsi Sumatera Utara di Aplikasi SIGA Tahun 2026

20 Agustus 2026 | 18:21 WIB
Siantar - Simalungun

Sambut Hangat Kunjungan Kompolnas, Wakil Bupati Simalungun: Kolaborasi Polri dan Pemerintah Hasilkan Kebaikan Bagi Masyarakat

19 Agustus 2026 | 19:51 WIB
Regional

Serahkan SK Program Indonesia Pintar, Wali Kota Tebing Tinggi Minta Kepala Sekolah Bekerja Adaptif dan Berintegritas 

19 Agustus 2026 | 19:50 WIB
Siantar - Simalungun

Peran Lintas Sektor Sangat Strategis untuk Memberikan Perlindungan Terhadap Anak

19 Agustus 2026 | 18:17 WIB
Siantar - Simalungun

Peran Lintas Sektor Sangat Strategis untuk Memberikan Perlindungan Terhadap Anak

19 Agustus 2026 | 18:14 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun Jadi Tuan Rumah Launching Pemutakhiran Data Keluarga Provinsi Sumatera Utara di Aplikasi SIGA Tahun 2026

19 Agustus 2026 | 17:30 WIB
Siantar - Simalungun

Wakil Bupati Simalungun Sambut Hangat Kunjungan Kerja Pangdam I/Bukit Barisan: Pererat Hubungan Pemerintah dan TNI

19 Agustus 2026 | 16:44 WIB
Siantar - Simalungun

Dua Hari Pencarian, Korban Hanyut di Sungai Tanjung Pinggir Berhasil Ditemukan

19 Agustus 2026 | 16:37 WIB
Siantar - Simalungun

BPBD Simalungun Gerak Cepat Bantu Tim Gabungan Pencarian Anak Hanyut di Sungai Tanjung Pinggir

18 Agustus 2026 | 20:40 WIB
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun