Aloling Simalungun
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
No Result
View All Result
Aloling Simalungun
No Result
View All Result
  • SMSI
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
Home Inspirasi

PT Japfa Turut Bergotongroyong Menekan Stunting dari Kota Sampai Desa

Oleh: Imran Nasution

by Redaksi
6 September 2022 | 01:49 WIB
in Inspirasi
A A
https://asset.barak.id/2026/10/VID-20261020-WA0001.mp4
ADVERTISEMENT
20
SHARES
25
VIEWS

Jajaran pulau-pulau dari Barat sampai ke Timur, begitu kaya dengan keberagaman pangan nabati dan hayati. Lantas, mengapa stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi, membuat Indonesia menduduki peringkat ke lima di dunia.?

Pada dasarnya, stunting bukan hanya soal nabati maupun hayati sebagai sumber berbagai protein asupan penambah gizi. Tapi, selain akibat kemiskinan dan rendahnya pendidikan, juga terkait dengan pola asuh yang belum memasuki masalah inti.

Karenanya, penanggulangan kemiskinan dan perbaikan pendidikan untuk menata pola asuh yang baik, menjadi prioritas dilakukan. Ibarat menyembuhkan demam karena bisul. Selain memberi obat demam, pastinya bisul harus dibasmi dengan cara sistimatis.

Lantas, karena kondisi anak Indonesia saat ini merupakan gambaran kualitas sumber daya manusia memajukan bangsa dan negara pada masa mendatang, Presiden Joko Widodo meminta Walikota dan Bupati agar menekan tingkat stunting di bawah 14 persen sampai tahun 2024.

Sebagai pendukung, dicanangkan akselarasi menekan stunting. Pada tingkat pemerintah pusat, melibatkan Kementrian Dalam Negeri dan Kementrian Sosial. Di tingkat propinsi/daerah kabupaten/kota, melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebagai penggerak menyeser stunting di kecamatan sampai desa atau kelurahan.

Bappeda menghimpun data terkait stunting untuk dirumuskan menjadi rencana kegiatan secara berkala. Didukung berbagai perangkat pelaksanaan, target hasil, jadwal pelaksanaan, lokasi dan anggaran. Selanjutnya, dilakukan pelaksanaan rencana kegiatan.

Demikian juga tentang bagaimana pemberdayaan para kader maupun relawan dan perusahaan swasta melakukan pembinaan terhadap masyarakat prasejahtera (miskin) yang berkorelasi dengan Program Keluarga Harapan (PKH). Sehingga, memiliki akses memanfaatkan pelayanan kesehatan, pendidikan, perawatan, gizi dan program perlindungan sosial.

Hanya saja, soal data PKH apakah sudah tepat sasaran? Sementara, kriteria terhadap KPM, jelas bersentuhan langsung dengan antisipasi stunting yang dimulai dari saat ibu hamil sampai melahirkan. Sampai anak berusia 5-7 tahun yang belum masuk pendidikan SD sampai 15 dapat menyelesaikan pendidikan dasar sembilan tahun.

Terkait dengan itu, dibutuhkan sistem manajemen data terbaru yang memadai, rinci, tepat dan mutakhir dalam proses pengambilan keputusan. Baik dalam rangka evaluasi ketersediaan dan kualitas data prevalensi stunting dan data cakupan intervensi gizi spesifik dan sensitif sampai tingkat paling rendah di desa atau kelurahan.

Kemudian, agar tidak sekedar “latah” mengikuti kebijakan Presiden, pencapaian kemajuan yang diperoleh harus terukur. Sehingga, diketahui sejauh mana pencapaian yang diperoleh setiap triwulan dan semester. Kalau pencapaian belum maksimal, tentu dapat diketahui kelemahannya setelah dilakukan evaluasi.

GOTONG ROYONG & PT JAFPA

Untuk menekan tingkat stunting di bawah 14 persen sebagai tujuan yang ditekankan Presiden, tentu lebih mudah dilakukan dengan cara bergotongroyong. Selain pemerintah, perusahaan swasta, akademika dan pers, wajib bersinergis sesuai perannya masing-masing.

Seperti dilakukan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA), perusahaan agribisnis penyedia protein hewani yang berkualitas dan terjangkau yang menyebar di berbagai daerah Indonesia dengan visi visi Perusahaan untuk “Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama”.

Beberapa program yang dilakukan dan telah diekspos berbagai massa, mampu menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Baik yang berbentuk CSR maupun bantuan sosial secara spontan. Termasuk di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Bahkan, saat pandemi Covid-19 pada dua tahun terakhir, JAPFA salurkan bantuan makanan berprotein hewani bergizi berupa daging ayam dan telur kepada masyarakat. Ternyata, upaya tersebut bukan saja untuk meningkatkan imun pada tubuh dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19. Lebih dari itu, sekaligus mendukung penambahan gizi untuk menekan tingkat stunting. Sehingga, berlaku seperti pribahasa, “Sekali kayuh, dua tiga pulau terlampau,”.

Upaya lain yang juga perlu digaris bawahi, JAFPA juga memiliki APFA for Kids. Suatu program unggulan yang berdedikasi untuk kesejahteraan anak-anak di pedesaan mulai usia 6 sampai12 tahun yang telah berlangsung sejak tahun 2008.

Selain kampanye kesehatan dan program pendampingan yang diadaptasi secara lokal pada tingkat sekolah dasar yang meliputi di 21 propinsi, termasuk di Sumatera Utara, anak-anak dilatih memperhatikan kesehatan gizi serta kebersihan sehari-hari.

Tujuannya untuk mewujudkan program sosial berkelanjutan yang difokuskan pada edukasi gizi seimbang. Menuju suatu kemandirian kesehatan dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Terutama di masyarakat dengan keterbatasan akses kesehatan.

PENUTUP
Upaya PT JAFPA sangat bersinergis dengan akselerasi yang dicanangkan pemerintah untuk menekan tingkat stunting. Sehingga, diharap dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain agar turut bergotong royong menekan tingkat stunting di bawah 14 persen sampai 2024 seperti pernyataan Presiden RI, Joko Widodo. (Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba menulis tentang stunting yang digelar PT JAPFA)

Tags: gotongroyongjapfastunting
Share8Tweet5SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Inspirasi

Greenpeace: Krisis Iklim Tekan Daya Beli di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran 

by Redaksi
20 Oktober 2026 | 12:02 WIB
0

Jakarta, Aloling Simalungun Greenpeace Indonesia menyoroti dampak krisis iklim terhadap daya beli masyarakat selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto...

Read more
Inspirasi

Kabut Asap Mengepung Pematangsiantar Dan Simalungun, GMKI Desak Langkah Nyata Bukan Sekedar Himbauan!

by Redaksi
15 Oktober 2026 | 13:27 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun mendesak Pemerintah Kota Pematangsiantar dan Pemerintah Kabupaten Simalungun agar segera...

Read more
Inspirasi

Pembangunan Tembok Pagar SMP Negeri 2 Girsang Sipangan Bolon Disambut Positif Warga

by Redaksi
13 Oktober 2026 | 15:43 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Pembangunan tembok pagar SMP Negeri 2 Girsang Sipangan Bolon disambut positif warga dinilai bisa semakin meningkatkan kualitas...

Read more
Inspirasi

Fragmen Teaterikal Peristiwa Bandar Betsy Mengheningkan Ribuan Masyarakat di Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

by Redaksi
1 Oktober 2026 | 20:57 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Peristiwa kelam yang terjadi di Bandar Betsy, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun pada tahun 1965 terkait Gerakan...

Read more

Discussion about this post

Berita Terbaru

Siantar - Simalungun

Perkuat Koordinasi dan Kebersamaan, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Simalungun Gelar Rapat Koordinasi

21 Oktober 2026 | 08:42 WIB
Inspirasi

Greenpeace: Krisis Iklim Tekan Daya Beli di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran 

20 Oktober 2026 | 12:02 WIB
Siantar - Simalungun

Jaga Kesehatan Masyarakat, Pemkab Simalungun Lakukan Pengujian Kualitas Udara di Sejumlah Wilayah

20 Oktober 2026 | 08:21 WIB
Entertainment

Rehab Bangunan  SD Negeri 098145 Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas Disambut Positif 

19 Oktober 2026 | 15:21 WIB
Siantar - Simalungun

Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Pemerintah Pusat Atas Revitalisasi Belasan SD dan SMP 

19 Oktober 2026 | 10:44 WIB
Siantar - Simalungun

Bupati Simalungun Resmikan Rumah Peradaban Tahfiz Qur’an Haji Dr. Sugiat Santoso di Peringatan Haul ke-17 Tuan Guru Batak

19 Oktober 2026 | 08:30 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun Seriusi Perbaikan Jalan Penghubung Huta Bayu Raja–Bosar Maligas

17 Oktober 2026 | 18:47 WIB
Siantar - Simalungun

Hadiri Pelantikan Pengurus KORMI Simalungun, Bupati Ajak Berkolaborasi Bangun Masyarakat Yang Sehat Secara Utuh

17 Oktober 2026 | 10:28 WIB
Siantar - Simalungun

Dukung Pengembangan PLTS dan BESS, Bupati Simalungun Berharap Dapat Berikan Kontribusi PAD

16 Oktober 2026 | 07:44 WIB
Inspirasi

Kabut Asap Mengepung Pematangsiantar Dan Simalungun, GMKI Desak Langkah Nyata Bukan Sekedar Himbauan!

15 Oktober 2026 | 13:27 WIB
Regional

Wujudkan Lingkungan Kerja Bersinar, Pemko Tebing Tinggi akan Gelar Tes Urin Bagi Seluruh ASN

15 Oktober 2026 | 12:32 WIB
Siantar - Simalungun

Pengajian Sahabat Qur’ani TP PKK Simalungun Berlangsung Penuh Khidmat, Bupati Apresiasi Hafizah 30 Juz

15 Oktober 2026 | 11:12 WIB
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun