Aloling Simalungun
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman
Jumat, 6 November 2026
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
No Result
View All Result
Aloling Simalungun
No Result
View All Result
  • SMSI
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
Home Inspirasi

Hapus Kekerasan dalam Rumah Tangga

Catatan : Prof. Dr. Sanggam Siahaan, M.Hum.

by Redaksi
26 Oktober 2023 | 12:15 WIB
in Inspirasi
A A
https://asset.barak.id/2026/10/VID-20261020-WA0003.mp4
ADVERTISEMENT
197
SHARES
246
VIEWS

Undang Undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan  Kekerasan Dalam Rumah Tangga bertujuan untuk menjamin rasa nyaman bebas dari segala bentuk kekerasan sesuai dengan falsafah Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Namun hingga sekarang, masih ada peristiwa KDRT yang kejam yang mengakibatkan rasa pilu mendalam di hati korban langsung KDRT, maupun sanak keluarga dan masyarakat yang mendengar akibat peristiwa itu.

Seperti kasus yang dialami Destri  Siahaan (24), seorang ibu rumah tangga, warga Raya, Kabupaten Simalungun, yang baru mempunyai 1 orang bayi berusia belum genap 1 tahun, pada hari Selasa, tanggal 17 Oktober 2023 yang lalu mengalami luka luka di bagian -bagian tubuhnya akibat bacokan yang dilakukan suaminya sendiri.

Destri Siahaan menuturkan bahwa dia pulang ke rumah orang tuanya sudah kurang lebih 3 bulan akibat KDRT yang sering dilakukan oleh suaminya terhadap dirinya.

Pada saat pulag ke rumah orang tuanya, dia tidak dapat membawa bayinya karena tidak diperbolehkan suaminya. Namun kemudian suaminya sering menghubungi warga untuk memberitahukan agar Destri menjemput bayinya karena suaminya itu tidak mampu lagi merawat bayi itu.

Kemudian tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya dan juga saudara saudaranya, Destri  memberanikan diri berangkat dari Riau menuju Raya, Kabupaten Simalungun, Sumut untuk menjemput bayinya.

Setibanya di Raya, suaminya menginginkan agar mereka dapat kumpul kembali.

Destri menjelaskan bahwa dia belum sepenuhnya merasa yakin dapat kumpul kembali secepat itu akibat KDRT yang telah sering dilakukan suaminya itu terhadap dirinya.

Ketika Destri hendak melangkah mau kembali ke rumah orang tuanya di Riau, tiba tiba suaminya menyerang dirinya hingga dirinya mengalami beberapa luka bacokan.

Destri mengatakan ketika suaminya itu melakukan penganiayaan selanjutnya, tiba tiba ada warga yang berani menarik suaminya sehingga tidak terjadi peristiwa yang lebih fatal terhadap dirinya.

Destri mengatakan bahwa setelah dia dirawat beberapa hari di sebuah RSU di Pematangsiantar, orang tuanya Santo Siahaan pada Jumat 20 Oktober 2023 telah melaporkan peristiwa yang dialaminya tersebut ke Polres Kabupaten Simalungun. Mereka berharap Polisi dapat segera menangkap Suami Destri Siahaan serta memproses peristiwa tersebut sesuai hukum yang belaku di Indonesia.

Undang undang penghapusan KDRT di Indonesia sudah ada sejak tahun 2004, namun peristiwa kekerasan khususnya terhadap wanita maupun anak kecil masih ada yang terungkap. Sinergitas berbagai pihak harus diaktifkan untuk menangkal kemungkinan KDRT terjadi di tengah tengah masyarakat.

Pemerintah harus cepat memberikan respon terhadap kasus KDRT. Harus diberikan penguatan kepada aparat terkait untuk mengurusi KDRT.  Mereka harus dapat memberikan respon cepat untuk penjagaan kemungkinan adanya korban akibat KDRT. Tidak harus menunggu laporan tentang adanya laporan KDRT. Masyarakat juga harus mampu bersinergi dengan pihak pemerintah untuk mengantisipasi dan mengatasi KDRT sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Pemerintah harus memberikan penguatan kepada masyarakat untuk mengawal agar jangan terjadi KDRT di tengah tengah masyarakat.

Mari lindungi ibu ibu rumah tangga dan bayi bayi serta orang orang yang mempunyai posisi lemah dalam rumah tangga terhadap kekerasan yang dilakukan orang orang terdekat mereka berlandaskan Undang Undang Nomor 23 tahun 2004. Semoga ke depan kasus seperti yang dialami Destri Siahaan yang telah dikemukakan di atas tidak pernah lagi terjadi di tengah tengah kita.

 (Penulis adalah Guru Besar dan Dosen Tetap Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar)

Tags: hapuskdrtkekerasan
Share79Tweet49SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Inspirasi

Kajari Simalungun Raih Tiga Penghargaan Atas  Kontribusi dalam Pembangunan Daerah 

by Redaksi
4 November 2026 | 20:57 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Komitmen dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik kembali mendapat...

Read more
Inspirasi

Sukses, Orientasi Politik, Pengukuhan Pengurus DPC dan MUKERJAB PAC PKB Simalungun 

by Redaksi
30 Oktober 2026 | 19:10 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Bertempat di Convention Hall Siantar Hotel, Jum'at (30/10/2026) dilaksanakan Orientasi Politik untuk kader Partai Kebangkitan Bangsa yang...

Read more
Inspirasi

Tinjau Langsung Pemanfaatan TKD, Tim Satgas PRR Sumut Sampaikan Apresiasi Kepada Pemkab Simalungun

by Redaksi
29 Oktober 2026 | 10:06 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Wilayah Sumatera Utara melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi...

Read more
Inspirasi

Dua Pejabat Struktural Resmi Dilantik, Kajari Simalungun Tekankan Profesionalisme dan Integritas 

by Redaksi
27 Oktober 2026 | 17:34 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Kepala Kejaksaan Negeri Simalungun, H. Munawal Hadi, S.H., M.H., melantik dua pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan Negeri...

Read more

Berita Terbaru

Entertainment

BPKP Perwakilan Prov. Sumut Gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun

5 November 2026 | 16:37 WIB
Inspirasi

Kajari Simalungun Raih Tiga Penghargaan Atas  Kontribusi dalam Pembangunan Daerah 

4 November 2026 | 20:57 WIB
Siantar - Simalungun

Lantik 15 Pangulu dan 93 Anggota Maujana Nagori, Bupati Simalungun Ajak Bangun Sinergi Nyata untuk Kemajuan Nagori

4 November 2026 | 20:04 WIB
Siantar - Simalungun

Peserta FORENAS PELKESI Se-Indonesia Kunjungi RS Vita Insani, Apresiasi Kemajuan dan Pelayanan Rumah Sakit

4 November 2026 | 18:24 WIB
Regional

Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Penyaluran CSR Bank Sumut Senilai Rp.375 juta untuk Rumah Ibadah dan Panti Asuhan 

4 November 2026 | 17:49 WIB
Regional

Wali Kota Tebing Tinggi Pimpin Apel  Gabungan ASN, Tekankan Lima Poin Penting untuk Peningkatan Kinerja 

4 November 2026 | 17:38 WIB
Entertainment

Kawal Dana Desa, Perkuat Integritas Nagori Kejari Simalungun Hadir Melalui Program Jaga Desa dan Pendampingan Hukum TA 2026 di Bosar Maligas 

2 November 2026 | 17:38 WIB
Nasional

Hari Pers Nasional Milik Semua Insan Pers di Tanah Air

2 November 2026 | 11:42 WIB
Regional

Walikota Tebing Tinggi Dukung Ajang Speed Grasstrack 2026, Ajang Salurkan Bakat dan Tekan Balap Liar 

31 Oktober 2026 | 16:14 WIB
Siantar - Simalungun

Luncurkan QRISPATI di Swembath Bahapal, Pemkab Simalungun Dorong Digitalisasi Pariwisata dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

31 Oktober 2026 | 15:12 WIB
Entertainment

Pengurus DP MUI Simalungun Masa Bhakti 2026‑2031 Dikukuhkan, Bupati Simalungun Ajak MUI Jaga Kerukunan Umat

31 Oktober 2026 | 15:06 WIB
Inspirasi

Sukses, Orientasi Politik, Pengukuhan Pengurus DPC dan MUKERJAB PAC PKB Simalungun 

30 Oktober 2026 | 19:10 WIB
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun