Aloling Simalungun
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman
Kamis, 23 Juli 2026
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
No Result
View All Result
Aloling Simalungun
No Result
View All Result
  • SMSI
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
Home Inspirasi

Momen Gebyar Lansia dr Susanti Dewayani SpA Berikan Motivasi kepada Lansia agar Tetap Sehat, Mandiri, Ceria, dan Bahagia

by Redaksi
25 November 2023 | 09:27 WIB
in Inspirasi
A A
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT
46
SHARES
58
VIEWS

P.Siantar, Aloling Simalungun

Meski lanjut usia (lansia), namun harus tetap sehat, mandiri, ceria, dan bahagia. Sehingga para lansia bisa menikmati masa tua dengan tenang sambil melihat tumbuh kembang para cucu.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani SpA saat menghadiri Gebyar Lansia Serentak di Delapan Kecamatan Kota Pematang Siantar, Jumat (24/11/2023) pagi.

Di momen ini, dr Susanti menghadiri Gebyar Lansia di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Siantar Marimbun, Kecamatan Siantar Selatan, dan Kecamatan Siantar Timur.

Di Kecamatan Siantar Marimbun, Gabyar Lansia dilaksanakan di halaman Gereja HKBP Siantar Sawah, Jalan Parapat, Kelurahan Tong Marimbun, Siantar Marimbun. Kehadiran dr Susanti disambut Camat Siantar Marimbun Jan Ericson purba SSTP MSi bersama para lurah dan Kepala Puskesmas, unsur Forkopimcam serta ratusan lansia.

dr Susanti berbaur dengan para lansia mengikuti senam bersama yang dipandu instruktur.

Camat Siantar marimbun Jan Ericson Purba kegiatan tersebut diawali senam bersama,  pemeriksaan kesehatan gratis, serta  pemberian susu kepada 300 lansia di Kecamatan Siantar marimbun.

“Masing-masing lansia mendapatkan tiga kotak susu,” sebut Jan.

Melalui program ini, ia berharap dapat mendukung visi dan misi Wali Kota Pematang Siantar menuju Pematang Siantar Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas.

Pada kesempatan ini, Jan bersama masyarakat Siantar Marimbun mengaku  bergembira karena dr Susanti berkenan hadir dan mengikuti senam bersama para lansia dan memberikan motivasi serta semangat kepada masyarakat untuk tetap sehat dan bahagia.

“Para lansia senang dan bahagia menerima pemberian makanan tambahan atau PMT langsung dari Ibu Wali Kota,” terang Jan sembari menambahkan kegiatan tersebut atas kerja sama dengan sejumlah Puskesmas dan Unsur Forkopimcam.

Sementara itu, dr Susanti menyampaikan para lansia memiliki pengalaman yang luar biasa, yang telah banyak makan asam garam serta memiliki pemikiran yang lebih bijak.

Dalam kesempatan tersebut, dr Susanti menyampaikan Kota Pematang Siantar telah mencapai Universal Health Coverage (UHC), yang merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang bermutu dengan biaya terjangkau.

“Pemko Pematang Siantar memberikan kemudahan akses kesehatan kepada masyarakat, melalui BPJS gratis,” tukasnya.

Kepada para lansia, dr Susanti mengingatkan usia boleh tetap bertambah, namun harus tetap sehat, mandiri, ceria, dan bahagia.

“Pemko Pematang Siantar tetap memperhatikan para lansia dengan diberi makanan tambahan,” tutur dr Susanti.

Selanjutnya dr Susanti membagikan susu kepada perwakilan lansia. Sejumlah lansia merasa terharu atas perhatian dr Susanti.

“Semoga Ibu Wali Kota tetap sehat dalam memimpin Kota Pematang Siantar,” sebut salah seorang lansia sembari menitikkan air mata.

Dari Kecamatan Siantar Marimbun, dr Susanti menghadiri kegiatan yang sama di Kecamatan Siantar Selatan, tepatnya di pelataran Hotel Sapadia, Jalan Diponegoro Pematang Siantar.

Camat Siantar Selatan Pedi Arianto Sitopu SE mengatakan kehadiran dr Susanti sudah ditunggu-tunggu para lansia yang ingin foto bersama.

Diterangkan Pedi, kegiatan tersebut dihadiri 250 lansia yang berasal dari enam kelurahan di Kecamatan Siantar Selatan. Hadir juga tiga Kepala Puskesmas yang ada di Kecamatan Siantar Selatan, yaitu Puskesmas Aek Nauli, Puskesmas Martimbang, dan Puskemas Karo.

Selain senam bersama, kata Pedi, kegiatan tersebut diisi dengan pembagian susu kepada lansia, pemeriksaan kesehatan gratis, dan undian lucky draw.

Di Kecamatan Siantar Selatan, dr Susanti menyampaikan kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-59

Kata dr Susanti, ada tiga pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan. Ketiganya yaitu menurunkan kematian ibu, menurunkan kematian anak, dan menurunkan prevalensi Stunting.

Untuk kasus Stunting, kata dr Susanti, di tahun 2022 angkanya sekitar 15 persen, tahun 2023 turun menjadi 14,3 persen. Di tahun 2024, diharapkan angka Stunting di Kota Pematang Siantar bisa di bawah 8,9 persen.

“Semua harus berupaya mewujudkan Stunting di Pematang Siantar di bawah 8,9 persen,” katanya.

Lebih lanjut dr Susanti menyampaikan, lansia harus bisa eksis dan berperan dalam pembangunan di Kota Pematang Siantar.  Saat ini, katanya, ada Posyandu Lansia. Di mana, para lansia bisa bersilaturahmi,  bertemu teman sebaya, bahagia, dan sehat. Ia pun berharap kegiatan yang sama sering digelar agar para lansia bisa semakin sehat.

Salah seorang lansia, Magdauli Saragih dari Kelurahan Pamatang Simalungun mengaku senang bertemu dr Susanti. Ia berharap kegiatan Gebyar Lansia sering dilaksanakan agar para lansia semakin sehat dan berkualitas.

Terakhir, dr Susanti menghadiri kegiatan serupa di Kecamatan Siantar Timur, tepatnya di halaman Gereja HKBP Siantar Kota, Jalan Sangnaualuh Damanik. Kehadiran dr Susanti disambut hangat oleh Camat Siantar Timur Masa Rahmat Zebua dan para lurah, serta unsur Forkopimcam.

Salah seorang lansia, E Sinaga dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Apalagi, para lansia diperhatikan, diberi makanan tambahan, dan mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis.

“Kami sangat berterima kasih. Selama ini kami anggap sudah tidak berguna lagi. Namun ternyata masih diperhatikan,” sebut Sinaga.

Kepada rekan-rekannya sesama lansia, ia mengajak untuk tetap semangat.

Sementara itu, dr Susanti dalam sambutannya menyampaikan kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional, terutama pasca pandemi Covid-19.

“Puji Tuhan, Alhamdulilah, kita telah dapat melampaui pandemi Covid-19, sehingga kita diberi kesehatan hingga saat ini,” sebut dr Susanti mengawali sambutannya.

Selain pemberian susu dan makanan tambahan serta pemeriksaan kesehatan gratis, kegiatan tersebut merupakan ajang silaturahmi para lansia.

“Saya sepakat dengan disampaikan  perwakilan lansia, Bapak Sinaga tadi, bahwa para lansia jangan memiliki pemikiran atau pemahaman kita ini sudah tidak berguna lagi. Justru para lansia saat ini memberikan kontribusi dan peran penting dalam pembangunan di Kota Pematang Siantar,” terang dr Susanti.

dr Susanti mengimbau camat agar kegiatan yang sama sering dilaksanakan.

“Sehingga para lansia tetap sehat dan bahagia serta bermanfaat,” pungkas dr Susanti.  (Adv)

Tags: gebyarlansiasiantar
Share18Tweet12SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Inspirasi

PUSTAKA NOMMENSEN: Kebakaran Pasar Dwikora Bukan Hanya Musibah, tetapi Alarm Tata Kelola

by Redaksi
25 Juni 2026 | 20:47 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Pusat Studi Kebijakan Publik dan Politik (PUSTAKA NOMMENSEN) Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar menilai kebakaran Pasar Dwikora harus...

Read more
Inspirasi

Dr.Sarmedi Purba SPOG Setuju Organisasi Adat Budaya dan Cendikiawan Simalungun Bersatu

by Redaksi
19 Juni 2026 | 09:29 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Pemangku Adat dan Cendekiawan Simalungun (DPP-PACS) Dr.Sarmedi Purba mengatakan Setuju agar Organisasi...

Read more
Inspirasi

Drs.Johalim Purba Berharap Organisasi Adat Budaya dan Cendikiawan Simalungun Bersatu 

by Redaksi
18 Juni 2026 | 11:33 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Organisasi Adat Budaya dan Cendikiawan Simalungun yang pada awalnya berada dalam satu wadah Partuha Maujana Simalungun diharapkan...

Read more
Inspirasi

HPSI Gelar Sosialisasi Partuturan dan Pakaian Adat Simalungun kepada Siswa SMA GKPS Pamatang Raya Simalungun, Aloling Simalungun Harungguan Purba Simalungun Indonesia (HPSI) merasa terpanggil dan bertanggung jawab dalam mensosialisakan adat dan budaya simalungun kepada generasi penerus bangsa yang merupakan garda terdepan dalam melestarikan adat dan budaya. Bertempat di Gedung Aula SMA GKPS Pamatang Raya pada hari Jumat, 8 Mei 2026 acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum HPSI bapak Mangapul Purba, S.E,M.I.Kom yang juga ketua fraksi PDIP DPRD Sumatera Utara telah berlangsung dengan baik.Dalam sambutannya beliau menyatakan bahwa peradaban bangsa Indonesia tidak terlepas dari Kebudayaan Daerah, kebudayaan menjadi salah satu factor utama dalam pembangunan nasional Peserta sosialisasi terdiri dari Siswa dan Guru SMA GKPS Pematang Raya dibawah kepemimpinan Kepala Sekolah, Julven Purba, S.Pd, dalam sambutannya beliau sangat berterimakasih atas kegiatan ini sehingga dengan kegiatan ini kami semakin memahami bagaimana adat budaya Simalungun itu dilaksanakan pada kehidupan sehari-hari khusunya tentang partuturan Adat Budaya Simalungun yang setiap hari baik dilingkungan keluarga, lingkungan sekolah selalu diterapkan, tata karma bagi kami terkhusus siswa dapat diterapkan sebagaimana lazimnya pada budaya simalungun, demikin juga tentang pemakaian adat dan budaya Simalungun. Diawal acara dilaksanakan acara pangalo-aloan kepada Rombongan HPSI dengan tortor Simalungun yang ditampilkan oleh Siswa SMA GKPS, dilanjutkan dengan ibadah, kemudian acara nasional menyanyikan lagu Indonesia Raya dan acara Sosilasisasi. Rohdian Purba, S,Si,M.Si selaku Sekretaris DPP HPSI yang juga menjadi narasumber dengan Materi Partuturan Adat Budaya Simalungun menjelaskan bahwa pada saat sekarang ini anak-anak milenial sudah banyak tidak memahami tentang partuturan dalam adat budaya simalungun, sekarang ini akibat ketidak pahaman mereka maka banyhak bersalahan pada panggilan terhadap sesama, orangtua dan kerabat keluarga lainnya, bilama mana tidak kita tanamkan, sosialisasikan partuturan simalungun dimaksud dikwatirkan 10 sampai 20 tahun kedepan maka akan tergerus bahkan hilang sehingga berakibatkan hubungan kekerabatan yang baik selama ini akan menjadi masalah yang sangat besar, mengapa misalnya panggilan makela dalam adat simalungun saat ini sudah sering didengar oleh anak nak bukan lagi makela tapi sudah dipanggil kel, panggilang tulang sudah sering kita dengar disapa oleh anak-anak menjadi tul, ini sangat menyalaha, mengapa terjadi hal demikian karena anak-anak tidak memahami sebenarnya bagiamana peran serta Sananina, Tondong dan Boru dalam peradaban adat dan Budaya Simalungun. Bahkan dalam pergaulan sehari hari antara anak-anak kuda yang berajnak dewasa bisa mengkwatirkan dalam menuju jenjang perkawinan dimasa-masa berpacaran, karena dalam adat budaya simalungun walaupun marga berbeda tidak serta merta bisa menikah/kawan misalnya; borunya namboru kita (anak perempuan dari saudara perempuan bapak) itu tidak bisa kita nikahi. Tapi borunya (anak perempuan) dari tulang kita itu bisa dinikahi yang disebut marboru tulang, atau disebut pariban. Demikian jika ibu kita memilki saudara kandung perempuan dan memilki anak perempuan (boru), kita sebagai laki-laki juga tidak bisa menikahinya, hal-hal yang seperti ini juga perlu kita ajarkan kepada generasi milenial sekarang ,apalagi mereka setelah tammat dari Sekolah akan banyak pergi merantau jauh dari orang tua, dengan tidak memahami hal dimaksud diperantauan bisa berakibat tidak baik dalam peradaban budaya simalungun nantinya, dan banyak hal lagi akibatnya jika partururan dalam budaya Simalungun tidak mereka pahami, hal ini yang perlu sejak dini kita samapaikan buat anak-anak. Demikian juga tentang pakaian adat budaya simalungun yang disamapaikan bapak Djapaten Purba, BME bahwa sejak dini perlu ditanamkan kepada anak-anak milenial, karena pada saat ini sudah banyak kita lihat ditengah-tengah masyarakat dalam acara adat budaya simalungun baik suka maupu n duka sudah tidak sesuai lagi dengan sebenarnya, menurut beliau semua pemakaian hiou simalungun itu memiliki arti dan makna khsusus bagi kehidupan sehar-hari, baik itu gotong, bulang suri-suri, ragi cantik dll termasuk tata cara pemakaiannya misalnya jika seorang bapak memakai suri-suri itu berwarna hitam namu jika perempuan memakai suri-suri bisa warna bebas, demikain juga jika sudah memakai gotong, maka wajib memakai suri-suri dan abit/ragi panei atau ragi cantik untuk laki-laki demikian juga perempuan/ inang jika sudah memakai bulang, wajib memakai suri-suri dan abit. Diakhir acara siswa dan guru SMA GKPS Pamatang Raya sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini karena mereka lebih memahami tentang adat budaya simalungun yang bisa mereka terapkan pada kehidupan sehar-hari baik dilingkungan sekolah, keluarga dan kekerabatan dalam lingkungan keluarga mereka, yang diakhiri dengan pemberian cendramata oleh kepala sekolah kepada Ketua Umum HPSI dan kedua narasumber. (rel)

by Redaksi
9 Mei 2026 | 14:54 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Harungguan Purba Simalungun Indonesia (HPSI) merasa terpanggil dan bertanggung jawab dalam mensosialisakan adat dan budaya simalungun kepada...

Read more

Berita Terbaru

Siantar - Simalungun

Penyelesaian Surat BPHTB Wajib, lunas PBB

22 Juli 2026 | 11:33 WIB
Siantar - Simalungun

Tinjau Lokasi Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Sekda Simalungun Pastikan Semua Aspek Pendukung Optimal

22 Juli 2026 | 11:24 WIB
Regional

Buka Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi Sekda Tebing Tinggi Minta Lurah Mampu Deteksi Dini Modus TPPO dan TPPM

21 Juli 2026 | 18:18 WIB
Siantar - Simalungun

Nobar Final Piala Dunia 2026 Pemkab Simalungun Penuh Semangat Kebersamaan

20 Juli 2026 | 12:11 WIB
Entertainment

PP 59 Siantar–Simalungun Resmi Dilantik, Siap Bersinergi Membangun Daerah

18 Juli 2026 | 18:14 WIB
Entertainment

Berkunjung ke Kecamatan Hatonduhan, Bupati Simalungun Siapkan Program Prioritas

17 Juli 2026 | 18:26 WIB
Entertainment

Berkunjung ke Kecamatan Raya: Bupati Simalungun Luncurkan Program Prioritas

16 Juli 2026 | 19:59 WIB
Siantar - Simalungun

Tim Monitoring Kemendagri Berikan Apresiasi Realisasi TKD di Kabupaten Simalungun

16 Juli 2026 | 18:16 WIB
Entertainment

Berkunjung ke Kecamatan Dolok Masagal, Bupati Simalungun Kucurkan Anggaran Infrastruktur dan Hadirkan Pelayanan Terpadu

16 Juli 2026 | 15:46 WIB
Entertainment

Tertibkan Kenderaan Dinas, Pemkab Simalungun Gelar Apel Kendaraan

15 Juli 2026 | 20:13 WIB
Entertainment

Persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026: Pemkab Simalungun Rencanakan Upacara Digelar di Kecamatan Dolok Batu Nanggar

15 Juli 2026 | 18:07 WIB
Entertainment

FGD dan Penanaman Pohon di Panombeian Panei: GMKI, GAMKI, dan PIKI Perkuat Sinergi Pemuda Mengawal Pembangunan Pertanian Berkelanjutan

15 Juli 2026 | 11:46 WIB
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun