P.Siantar, Aloling Simalungun
Nama Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim Saragih memang sepatunyalah ditempatkan di tempat yang berskala Nasional misalnya Jalan Nasional, Jalan di Pusat Kota,Bandara, dan mata uang Republik Indonesia.
Hal tersebut dikatakan Jan Wiserdo Saragih Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Simalungun Indonesia (DPP-KNPSI) kepada Aloling Simalungun Sabtu (10/1/2026).
Jan Wiserdo Saragih mengatakan sejak ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional maka Tuan Rondahaim Saragih sudah menjadi milik seluruh masyarakat Indonesia sehingga levelnya sudah Nasional bukan lagi milik masyarakat Siantar Simalungun. Dengan demikian penempatan nama Tuan Rondahaim Saragih sudah sepatutnya jugalah yang berskala Nasional misalnya Jalan Nasional seperti usulan Drs.Johalim Purba agar Jalan Nasional mulai dari Serdang Bedagai-Tebing Tinggi-Pematang Siantar-Pamatang Raya dijadikan Jalan Tuan Rondahaim Saragih.
Menurut Jan Wiserdo Saragih hal ini bisa terwujud apabila ada pihak yang pro aktif berkomunikasi dengan para Kepala Daerah yang dilewati jalan tersebut, untuk itulah saya mengusulkan agar Drs.Johalim Purba pro aktif membentuk koalisi masyarakat yang bertugas mewujudkannya.
Menurut Jan Wiserdo Saragih sebagai mantan Ketua DPRD Kabupaten Simalungun tentunya Drs.Johalim Purba memiliki pengalaman dan relasi yang baik dengan Kepala Daerah yang dilalui jalan tersebut ujar Jan Wiserdo Saragih.
Tidak salah juga Drs.Johalim Purba juga mengkomunikasikan kepada Kepala Daerah yang sesuai catatan sejarah menjadi tempat perjuangan Tuan Rondahaim Saragih Deli Serdang,Serdang Bedagai, Batubara, Tebing Tinggi,P.Siantar, Langkat tentang nama Tuan Rondahaim Saragih dijadikan menjadi nama Bandara Kuala Namu walaupun ini bukan perkara yang mudah ujar Jan Wiserdo Saragih.
Selanjutnya masyarakat juga mesti pro aktif mengusulkan kepada Pemerintah Pusat utamanya Bank Indonesia agar Tuan Rondahaim Saragih ditempatkan di mata uang Republik Indonesia, untuk hal tersebut pendapat saya Dr.Sarmedi Purba Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Pemangku Adat dan Cendikiawan Simalungun (DPP-PACS) bisa berinisiatif membentuk koalisi masyarakat yang bekerja melakukan pendekatan kepada Pemerintah Pusat untuk mewujudkannya ujarnya.
Dengan pengalaman yang dimiliki Dr.Sarmedi Purba saya yakin beliau bisa melakukan sinergi dengan berbagai tokoh masyarakat guna melakukan pendekatan dengan Pemerintah Pusat utamanya Bank Indonesia tegas Jan Wiserdo Saragih.
Prinsipnya setelah menjadi Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim Saragih sudah menjadi milik seluruh masyarakat Indonesia jadi sudah sepatutnyalah nama Tuan Rondahaim Saragih ditempatkan di tempat yang berskala Nasional pungkas Jan Wiserdo Saragih.(tp)






