Aloling Simalungun
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman
Rabu, 22 Juli 2026
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
No Result
View All Result
Aloling Simalungun
No Result
View All Result
  • SMSI
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
Home Nasional

Gerakan Massa Agustus-September 2025 : Lingkar Aktivis Mahasiswa Desak Pemecatan RHB dari DPR

by Redaksi
20 September 2025 | 14:28 WIB
in Nasional
A A
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT
18
SHARES
23
VIEWS

Jakarta, Aloling Simalungun

Gelombang aksi massa yang mengguncang Indonesia pada Agustus dan September 2025 bukan sekadar unjuk rasa biasa, melainkan momentum revolusi besar dalam memperbaiki tatanan sosial-politik, terutama reformasi parlemen.

Sekelompok Mahasiswa yang tergabung di Lingkar Aktivis Mahasiswa mendesak pihak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menangkap dan memenjarakan RHB selaku Anggota DPR RI atas dugaan percobaan pembunuhan.

Seruan tersebut disampaikan Lingkar Aktivis Mahasiswa dalam pernyataan statement saat aksi di NasDem Tower (RT.2/RW.2 Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat) pada Rabu (17/09/2025) sekira pukul 13.30 wib.

Aksi yang dikoordinatori MA. Kuswantoro, S.Ikom, SH  menyebutkan, gerakan massa pada bulan Agustus dan September 2025 adalah momentum revolusi besar untuk memperbaiki tatanan sosial politik Indonesia khususnya parlemen.

Kemarahan masyarakat yang memuncak dalam tuntutan bubarkan DPR sangat mendasar mengingat kualitas DPR RI yang sangat memprihatikan dan berjarak dengan rakyat. Salah satu yang menjadi perhatian kami adalah pembiaran partai terhadap kader yang duduk di DPR RI, padahal diduga nyata melanggar hukum dan tak bermoral.

Dalam hal ini kader NasDem dengan inisial RHB yang juga anggota DPR RI yang diduga melakukan kekerasan bahkan ancaman pembunuhan terhadap seorang perempuan menggunakan senjata api. Di samping itu, yang bersangkutan juga diduga menelantarkan keluarga lahir dan bathin selama beberapa bulan.

Dugaan tersebut membuat kecewa dan  malu terhadap etika dan moral yang dimiliki wakil rakyat, yang tidak mencerminkan sebagai wakil rakyat yang teladan dan pelindung sebagai raya aman dan nyaman bari rakyatnya.

Maka sebagai landasan yang telah menyakiti dan membunuh mimpi rakyat ketika diwakili oleh Anggota DPR RI dengan kualitas seperti RHB, Lingkar Aktivis Mahasiswa menuntut tiga hal.

Pertama, tangkap dan penjarakan RHB atas dugaan percobaan pembunuhan. Kedua, menuntut Partai NasDem untuk memecat RHB yang diduga keras yang diduga melakukan tindak kekerasan dan pelanggaran etik serius. Ketiga, mengutuk keras Partai NasDem yang masih melindungi oknum yang diduga melanggar hukum.

Kristian Silitonga: Oknum Dewan Bermasalah Hanya Akan Merusak Partai dan Menghancurkan Kepercayaan Rakyat

Direktur Studi Otonomi Politik dan Demokrasi (SOPO), Kristian Silitonga, menegaskan bahwa keberadaan anggota dewan bermasalah bukan hanya mencoreng wajah parlemen, tetapi juga merusak nama besar partai politik yang menaunginya. Menurutnya, partai yang masih mempertahankan kader bermasalah sama saja menggali lubang kuburannya sendiri di mata rakyat.

“Oknum dewan yang terjerat kasus amoral, hukum, atau menyalahgunakan jabatan jelas merusak partai. Rakyat sudah muak dengan wakil rakyat yang tidak punya integritas. Kalau partai terus melindungi, maka kepercayaan publik akan hilang,” tegas Kristian, Jumat (19/09/2025).

Pernyataan ini menanggapi desakan Lingkar Aktivis Mahasiswa yang menuntut pemecatan anggota DPR RI berinisial RHB dari Partai NasDem. RHB dituding melakukan kekerasan serius dengan senjata api terhadap seorang perempuan, serta menelantarkan keluarganya. Aktivis mahasiswa bahkan menyerukan agar DPR dibubarkan karena dianggap jauh dari kepentingan rakyat.

Kristian menilai partai politik seharusnya cepat dan tegas dalam menyikapi kasus tersebut. Jangan hanya mengeluarkan gimmick atau pernyataan normatif, sementara hak-hak dewan bermasalah masih berjalan.

 

“Kalau ada kader yang terbukti merusak citra parlemen, partai harus segera memecat, bukan menunda-nunda. Publik tidak bisa lagi ditipu dengan pencitraan. Satu oknum bisa merusak seluruh partai,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini masyarakat bisa dengan mudah menelusuri rekam jejak wakil rakyat di era digital. Karena itu, partai politik dituntut melakukan evaluasi besar-besaran dan tidak ragu melakukan

“Momentum demo mahasiswa ini harus menjadi alarm keras bagi parpol. Jangan menunggu rakyat marah lebih besar lagi. Kalau tidak berbenah, partai akan ditinggalkan dan dihukum rakyat di pemilu berikutnya,” pungkas Kristian.(rel)

Tags: gerakanMahasiswamasa
Share7Tweet5SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Nasional

Indonesia Butuh Investasi Rp 54 Triliun untuk Infrastruktur Sampah & Waste-to-Energy 

by Redaksi
16 Juni 2026 | 15:27 WIB
0

Jakarta, Aloling Simalungun Indonesia membutuhkan investasi lebih dari Rp 54 triliun untuk membangun infrastruktur pengelolaan sampah hingga 2045. Untuk mengejar...

Read more
Nasional

Harga Emas Dunia Naik ke Level Tertinggi Sepekan, Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran 

by Redaksi
15 Juni 2026 | 15:10 WIB
0

Jakarta, Aloling Simalungun Harga emas melanjutkan penguatan untuk sesi ketiga berturut-turut pada perdagangan Senin (15/6/2026), didorong meredanya ekspektasi kenaikan suku...

Read more
Nasional

INDEF: Kebocoran 1% Anggaran MBG Berpotensi Rugikan Negara Lebih dari Rp 2,6 Triliun 

by Redaksi
14 Juni 2026 | 17:25 WIB
0

Jakarta, Aloling Simalungun Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF, M. Rizal Taufikurrahman, mengingatkan bahwa kebocoran yang relatif kecil dalam Program...

Read more
Nasional

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

by Redaksi
2 Juni 2026 | 19:24 WIB
0

Jakarta, Aloling Simalungun Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) mencatat tonggak sejarah baru dengan berhasil mencapai...

Read more

Berita Terbaru

Siantar - Simalungun

Penyelesaian Surat BPHTB Wajib, lunas PBB

22 Juli 2026 | 11:33 WIB
Siantar - Simalungun

Tinjau Lokasi Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Sekda Simalungun Pastikan Semua Aspek Pendukung Optimal

22 Juli 2026 | 11:24 WIB
Regional

Buka Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi Sekda Tebing Tinggi Minta Lurah Mampu Deteksi Dini Modus TPPO dan TPPM

21 Juli 2026 | 18:18 WIB
Siantar - Simalungun

Nobar Final Piala Dunia 2026 Pemkab Simalungun Penuh Semangat Kebersamaan

20 Juli 2026 | 12:11 WIB
Entertainment

PP 59 Siantar–Simalungun Resmi Dilantik, Siap Bersinergi Membangun Daerah

18 Juli 2026 | 18:14 WIB
Entertainment

Berkunjung ke Kecamatan Hatonduhan, Bupati Simalungun Siapkan Program Prioritas

17 Juli 2026 | 18:26 WIB
Entertainment

Berkunjung ke Kecamatan Raya: Bupati Simalungun Luncurkan Program Prioritas

16 Juli 2026 | 19:59 WIB
Siantar - Simalungun

Tim Monitoring Kemendagri Berikan Apresiasi Realisasi TKD di Kabupaten Simalungun

16 Juli 2026 | 18:16 WIB
Entertainment

Berkunjung ke Kecamatan Dolok Masagal, Bupati Simalungun Kucurkan Anggaran Infrastruktur dan Hadirkan Pelayanan Terpadu

16 Juli 2026 | 15:46 WIB
Entertainment

Tertibkan Kenderaan Dinas, Pemkab Simalungun Gelar Apel Kendaraan

15 Juli 2026 | 20:13 WIB
Entertainment

Persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026: Pemkab Simalungun Rencanakan Upacara Digelar di Kecamatan Dolok Batu Nanggar

15 Juli 2026 | 18:07 WIB
Entertainment

FGD dan Penanaman Pohon di Panombeian Panei: GMKI, GAMKI, dan PIKI Perkuat Sinergi Pemuda Mengawal Pembangunan Pertanian Berkelanjutan

15 Juli 2026 | 11:46 WIB
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun