Aloling Simalungun
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman
Kamis, 22 Oktober 2026
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
No Result
View All Result
Aloling Simalungun
No Result
View All Result
  • SMSI
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi
Home Inspirasi
26 Juni 2020 : Panen padi tanpa mempergunakan Insektisida dan Fungisida sama sekali.(fofo :Ist)

26 Juni 2020 : Panen padi tanpa mempergunakan Insektisida dan Fungisida sama sekali.(fofo :Ist)

Petani Padi di Desa Bahal Gajah Memakai Pupuk Hayati Buatan Sendiri, Hasil Panen Meningkat 30 % Tanpa Pestisida

Penulis : Tonny Saritua Purba Pakpak

by Redaksi
21 Oktober 2020 | 06:05 WIB
in Inspirasi
A A
https://asset.barak.id/2026/10/VID-20261020-WA0003.mp4
ADVERTISEMENT
146
SHARES
182
VIEWS

Saya kelahiran Simalungun,  Alumni IPB University datang dari Bogor ke kampung kelahiran untuk melakukan pemberdayaan berupa memberikan pelatihan, penyuluhan dan pendampingan kepada petani padi di Desa Bahal Gajah, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun sejak bulan Januari sampai panen padi di bulan Juni 2020.

13 Januari 2020 : Tonny Saritua Purba memberikan pelatihan dan penyuluhan cara pembuatan Pupuk Hayati di Desa Bahal Gajah, Kecamatan Sidamanik, Simalungun.(fofo:Ist)

Saat saya melakukan pelatihan kepada para petani padi juga dihadiri oleh Kepala Desa, PPL termasuk Mas Legiman sebagai Ketua Kelompok petani setempat. Saya memberikan pelatihan cara menyuburkan tanah dan cara pembuatan Pupuk Hayati dari bahan-bahan yang ada di sekitar petani seperti bonggol pisang, air bekas cucian beras dan gula merah, dengan tehnik tertentu difermentasi selama 15 hari. Setelah Pupuk Hayati sudah selesai dibuat, aplikasinya adalah sebelum tanam dan setelah tanaman tumbuh.

Jika populasi mikroba di dalam tanah tidak seimbang maka hama dan penyakit tanaman akan mudah menyerang tanaman, faktor inilah yang kurang diperhatikan petani padi sehingga saat ada hama dan penyakit menyerang tanaman, petani langsung membeli Pestisida, menyemprotkannya ke tanaman bahkan saat tanaman tidak terkena hama dan penyakitpun, petani tetap menyemprotkan Pestisida. Cara bertani saat ini sudah sedemikian tergantungnya terhadap Pestisida. Sebenarnya Pestisida tetap dibutuhkan petani tapi bukan yang pertama tapi sebagai cara terakhir. Faktor kesuburan tanahlah yang harus dilakukan pertama sekali termasuk di dalamnya petani harus memperhatikan bahwa ada kehidupan mikroba di dalam tanah.

Bulan Pebruari 2020 : Para petani padi sedang membuat Pupuk Hayati dari bahan yang ada di sekitar petani.(foto :Ist)

Cara mengendalikan hama dan penyakit tanaman secara ekologis  adalah dengan menyuburkan tanah, memberikan bahan organik dan Pupuk Hayati, jika sudah terjadi keseimbangan ekosistem mikroba di dalam tanah maka pengendalian hama dan penyakit tanaman bisa berlangsung secara ekologis dan berkesinambungan

Saya bukan hanya memberikan pelatihan dan penyuluhan, tapi saya juga ikut mendampingi petani pada saat memberikan Pupuk Hayati ke sawah sebelum tanam, termasuk saya juga hadir mendampingi saat penanaman dan budidayanya sampai panen.

Mas Legiman sebagai Ketua Kelompok Tani mengucapkan terimakasih kepada Tonny Saritua Purba yang telah datang dari Bogor ke Desa Bahal Gajah, Kecamatan Sidamanik, Simalungun yang telah membimbing petani di sini sehingga bisa panen. Menurut Mas Legiman dengan pemakaian Pupuk Hayati mampu menurunkan pemakaian Pupuk Kimia sebesar 50%, bahkan pemakaian Pestisida tidak ada sama sekali, yang membahagiakan buat petani adalah kenaikan hasil panen meningkat sebesar 30%

Saya sebagai salah satu Penyuluh Swadaya Petani Padi Indonesia berharap agar apa yang sudah saya ajarkan kepada para petani padi di Desa Bahal Gajah bisa diterapkan petani padi lainnya yang ada di Kabupaten Simalungun, tentu sangat banyak hal positifnya terutama untuk kesuburan tanah, SDM petani bisa meningkat, biaya bertani semakin murah, hasil panen meningkat, beras jika dikonsumsi jauh lebih sehat dan yang utama adalah petani bisa lebih sejahtera lagi.

17 Maret 2020 : Tonny Saritua Purba ikut menanam padi bersama para petani padi didampingi oleh Mas Legiman sebagai Ketua Kelompok Tani setempat.(foto;Ist)

Masalah SDM petani adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya Pemerintah saja tapi kita semua. Saya melakukan pemberdayaan ke Simalungun karena saya lahir di Simalungun, walaupun hanya 6 tahun di Simalungun tapi keinginan untuk membangun SDM dan keterampilan petani padi perlu saya lakukan, sesuai dengan poin ketiga dari Tridarma Perguruan Tinggi yaitu ilmu yang sudah saya dapatkan sast kuliah sebisaya bisa saya amalkan kepada petani padi kususnya petani padi yang ada di Kabupaten Simalungun tanah kelahiran saya.

Dalam waktu dekat ini, saya juga melakukan penanaman Padi Gogo lahan kering bersama masyarakat di Silimakuta dan juga di USI Simalungun, semoga bisa sukses sampai panen.(Penulis  adalah Penyuluh Swadaya Petani Padi Indonesia)

Tags: hayatipetanipupuk
Share58Tweet37SendShare
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

Inspirasi

Greenpeace: Krisis Iklim Tekan Daya Beli di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran 

by Redaksi
20 Oktober 2026 | 12:02 WIB
0

Jakarta, Aloling Simalungun Greenpeace Indonesia menyoroti dampak krisis iklim terhadap daya beli masyarakat selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto...

Read more
Inspirasi

Kabut Asap Mengepung Pematangsiantar Dan Simalungun, GMKI Desak Langkah Nyata Bukan Sekedar Himbauan!

by Redaksi
15 Oktober 2026 | 13:27 WIB
0

P.Siantar, Aloling Simalungun Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun mendesak Pemerintah Kota Pematangsiantar dan Pemerintah Kabupaten Simalungun agar segera...

Read more
Inspirasi

Pembangunan Tembok Pagar SMP Negeri 2 Girsang Sipangan Bolon Disambut Positif Warga

by Redaksi
13 Oktober 2026 | 15:43 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Pembangunan tembok pagar SMP Negeri 2 Girsang Sipangan Bolon disambut positif warga dinilai bisa semakin meningkatkan kualitas...

Read more
Inspirasi

Fragmen Teaterikal Peristiwa Bandar Betsy Mengheningkan Ribuan Masyarakat di Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

by Redaksi
1 Oktober 2026 | 20:57 WIB
0

Simalungun, Aloling Simalungun Peristiwa kelam yang terjadi di Bandar Betsy, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun pada tahun 1965 terkait Gerakan...

Read more

Discussion about this post

Berita Terbaru

Siantar - Simalungun

Jaga Ketersediaan dan Pasokan Cabai, Pemkab Simalungun Laksanakan Gerakan Tanam Cabai Merah Serentak

22 Oktober 2026 | 10:01 WIB
Siantar - Simalungun

Kejari Simalungun Serahkan Legal Opinion Terkait Harmonisasi Perda dengan KUHP Nasional 

22 Oktober 2026 | 09:56 WIB
Regional

Raih Predikat Informatif Ki Sumut Award 2026,Pemko Tebing Tinggi Tegaskan Komitmen Transparansi Pelayanan Publik

22 Oktober 2026 | 09:16 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun Kembali Raih Penghargaan Kategori Badan Publik Informatif Tahun 2026

21 Oktober 2026 | 19:47 WIB
Nasional

 Resmi! Inilah Jadwal Haji 2027: Berangkat Mulai 11 April, Wukuf 15 Mei 2027

21 Oktober 2026 | 10:28 WIB
Siantar - Simalungun

Perkuat Koordinasi dan Kebersamaan, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Simalungun Gelar Rapat Koordinasi

21 Oktober 2026 | 08:42 WIB
Inspirasi

Greenpeace: Krisis Iklim Tekan Daya Beli di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran 

20 Oktober 2026 | 12:02 WIB
Siantar - Simalungun

Jaga Kesehatan Masyarakat, Pemkab Simalungun Lakukan Pengujian Kualitas Udara di Sejumlah Wilayah

20 Oktober 2026 | 08:21 WIB
Entertainment

Rehab Bangunan  SD Negeri 098145 Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas Disambut Positif 

19 Oktober 2026 | 15:21 WIB
Siantar - Simalungun

Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Pemerintah Pusat Atas Revitalisasi Belasan SD dan SMP 

19 Oktober 2026 | 10:44 WIB
Siantar - Simalungun

Bupati Simalungun Resmikan Rumah Peradaban Tahfiz Qur’an Haji Dr. Sugiat Santoso di Peringatan Haul ke-17 Tuan Guru Batak

19 Oktober 2026 | 08:30 WIB
Siantar - Simalungun

Pemkab Simalungun Seriusi Perbaikan Jalan Penghubung Huta Bayu Raja–Bosar Maligas

17 Oktober 2026 | 18:47 WIB
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Regional
  • Siantar – Simalungun
  • Editorial
  • Ise Do Ham
  • Entertainment
  • Wisata
  • Inspirasi

© 2020-2024 Aloling Simalungun

rotasi barak berita hari ini danau toba berita simalungun